JAKARTA (riaupeole) – Panasnya suhu politik jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilukada Pekanbaru tak kunjung surut. Selain diwarnai aksi saling lapor, sejumlah politisi nasional juga ikut tertarik ke dalam pusaran konflik. Diantara nama yang sempat menghiasi lembaran media massa adalah Yusril Ihza Mahendra dan Ruhut Sitompul. Kalau Yusril dikabarkan akan mensomasi salah satu media, Ruhut malah menantang Kapolda.
Dalam pernyataan terbarunya sebagaimana diberitakan suarariau.com, Ruhut Sitompul menegaskan segala bentuk konsekuensi akan dilakukan, termasuk melaporkan Kapolresta Pekanbaru ke Mabes Polri terkait penetapan status Firdaus sebagai tersangka. ” DPP Demokrat sudah menyiapkan tim khusus untuk menyelesaikan masalah ini. Firdaus merupakan kader kita dan kita yakin bahwa kasus Firdaus sangat erat dengan unsur politik yang sengaja di ciptakan untuk menumbangkan beliau sebagai calon walikota pekanbaru. Untuk itu kami dari DPP Demokrat akan membela Firduas habis-habisan,” terangnya.
Juru bicara DPP Demokrat ini menyebutkan masalah sengketa Pilkada Kota Pekanbaru yang terindikasi ada permainan penguasa yang melibatkan pihak kepolisian akan dibawa ke forum resmi Komisi III DPR RI. ” Berhubung kepolisian mitra kerja kita, jadi kita akan bawa ke forum kerja dengan Kapolri,” tegas Ruhut Sitompul.
Ruhut juga menyebut Gubri HM Rusli Zainal sebagai biang kegagalan Pemilukada Kota Pekanbaru 18 Mei lalu. ” Firdaus kader kita, jadi kita wajib membela dia. Karena kita yakin sekali, kegagalan firdaus dilantik atas permainan pasangan yang kalah, terlebih suami nya itu Rusli zainal sang Gubernur” tutur Juru Bicara DPP Demokrat ini.
Pihaknya optimis bahwa Firdaus layak memimpin Pekanbaru, dan 21 Desember nanti akan kembali menang. Bahkan Ruhut yakin perolehan suara Firdaus pada PSU mendatang akan lebih banyak lagi. “ Segala bentuk pendzaliman terhadap Firdaus tidak akan merupah simpati masyarakat Pekanbaru untuk memilih Firdaus pada PSU nanti. Firdaus jangan kawatir, kita dari DPP siap membela dalam bentuk apapun,” ucapnya
Saat disinggung soal namanya yang kerap dicerca oleh pihak yang tidak bertanggung jawab melalui selebaran pamflet, Ruhut tidak terlalu mempersoalkannya. ” Biarkan saja, mereka itu orang stress, nanti lama-lama sakit jantung terus stroke,” celotehnya sambil tertawa.(*)