PEKANBARU (riaupeople) – Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum ternyata punya kebun sawit di Propinsi Riau. Hal ini terungkap dari gugatan yang dilayangkan LSM Lingkungan Riau Madani terhadap PT Manahatan. Selain nama Anas Urbaningrum, di dalam akte pendirian perusahaan juga tercantum nama mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat M Nazaruddin dan anggota DPR RI asal Partai Demokrat M Nasir.
Gugatan yang dilayangkan LSM Lingkungan Riau Madani itu terkait pengalihanfungsi lahan dari hutan produksi menjadi kebun sawit. Turut menjadi tergugat selain para petinggi Partai Demokrat itu adalah Menteri Kehutanan RI, Zulkifli Hasan.
Koordinator LSM Lingkungan Riau Madani, Tomy Manungkalit menyebutkan hutan produksi yang disulap PT Manahatan menjadi kebun sawit itu seluas 2.200 hektar dan berada di Kabupaten Bengkalis Propinsi Riau. “ Hingga kini sudah tiga kali sidang gugatan digelar, Menhut tidak pernah hadir,” ungkap Tomy Manungkalit, Sabtu (19/11/11) di Pekanbaru.
Tomy Manungkalit sebagaimana diberitakan detik.com mengungkapkan Kemenhut hingga kini belum pernah mengeluarkan izin pelepasan hutan produksi untuk perkebunan sawit. Pihaknya menganggap kebun sawit milik politikus Partai Demokrat tersebut harus dibongkar. “ Kebun sawit PT Manahatan itu merupakan milik Nazarudin, M Nasir dan Anas Urbaningrum sesuai akte perusahaan. Ketiga pemilik saham ini kita gugat dan Menhut Zulkifli Hasan sebagai tergugat 4,” jelas Tomy Manungkalit.
Menurut Tomy, penguasaan lahan sawit sejak tahun 2000 hingga diambil alih Nazarudin, M Nasir dan Anas belum memiliki izin pelepasan kawasan hutan produksi dari Menhut. Anehnya, Menhut Zulkifli Hasan sendiri terkesan tidak ambil pusing jika kawasan hutan produksi dibabat habis untuk kebun sawit tersebut. ” Menhut benar-benar lalai dalam pengawasan hutan di Indonesia. Kami yakin betul Menhut mengetahui kalau kebun sawit PT Manahatan milik pentolan Partai Demokrat itu tidak memiliki izin. Menhut dalam gugatan kita, diminta untuk mencabut seluruh pohon sawit perusahaan itu,” tegas Tomy.(*)