“ Seingat saya sejauh ini belum pernah berfoto mesum dan saya juga belum melihat foto itu. Saya sedang di Pekanbaru karena agak stress dan malu. Saya tidak berbuat tapi dituduh berbuat, kalaupun saya berpidato (membantah) di depan orang ramai pasti tidak dipercaya juga,”
Afrizal Cik
Anggota DPRD Meranti
PEKANBARU (riaupeople) – Oknum anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Afrizal Cik mengaku stress akibat beredarnya foto mesum dirinya dengan seorang wanita. Pihaknya merasa dipermalukan dan membantah tidak pernah terlibat dalam foto mesum. “ Seingat saya sejauh ini belum pernah berfoto mesum dan saya juga belum melihat foto itu. Saya sedang di Pekanbaru karena agak stress dan malu. Saya tidak berbuat tapi dituduh berbuat, kalaupun saya berpidato (membantah) di depan orang ramai pasti tidak dipercaya juga,” ujar Afrizal Cik saat dihubungi riaupeople.com, Senin (3/10/11) tadi.
Lebih lanjut Afrizal mengaku mengenali pelaku penyebar foto mesum bergambar dirinya itu. Hanya saja pihaknya tidak bisa menyebut nama orangnya. “ Saya tidak bisa menyebut nama orangnya. Tapi yang pasti itu orang yang sakit hati dengan saya,” ujar politisi Partai Gerindra ini.
Menjawab wartawan apakah dirinya pernah menjalin hubungan dengan wanita yang ada di foto mesum itu, Afrizal Cik mengaku tidak pernah. Namun dikatakannya, wanita itu pernah mengirimkan ancaman melalui layanan pesan singkat. “ Rasakanlah tidak lama lagi anda akan dapat malu,” ujar Afrizal Cik menyampaikan bunyi isi Short Masage Service (SMS) itu.
Sewaktu digambarkan materi isi foto itu, Afrizal mengaku tidak pernah berfoto dengan gaya seperti itu. Pihaknya menegaskan, kalaupun ada itu hanya dilakukan dengan istrinya. “ Tapi gambar itu sayakan belum lihat pak, saya mohon bersabar dulu, saya mau pulang ke Selatpanjang untuk melihat gambarnya,” ungkap Afrizal Cik.
Afrizal menegaskan akan melakukan upaya hukum terhadap pihak yang menyebarluaskan foto-foto mesum itu jika nantinya tidak bisa dibuktikan kebenarannya. “ Saya minta itu diproses dan saya juga akan memulihkan nama baik saya. Kalau itu juga tidak tercapai, saya mengharapkan Allah membalas perbuatan orang yang memberikan malu terhadap saya,” ujar Afrizal Cik. (fai)