“ Kami meminta agar oknum anggota dewan Meranti itu dicopot karena perbuatannya sangat memalukan. Mewakili remaja masjid yang ada di Meranti, pimpinan dan ketua BK DPRD kami minta segera mengeluarkan rekomendasi pencopotan Afrizal Cik,”
Syamsul Hidayat
Koordinator Lapangan
MERANTI (riaupeople) – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Remaja Masjid Anti Pornografi dan Porno Aksi menggelar aksi demonstrasi guna mendesak Pimpinan dan Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti agar segera mengeluarkan rekomendasi pencopotan Afrizal Cik dari kursi legislative, Kamis (3/11/11) pukul 10.30 WIB.
Politisi Partai Gerindra yang diduga kuat melakukan perbuatan mesum bersama salah seorang pegawai honorer di lingkungan Pemkab Meranti itu dinilai telah mencoreng citra lembaga wakil rakyat dan menjadi aib bagi masyarakat Meranti.
Pantauan di lapangan, massa terlihat sudah mulai terkonsentrasi semenjak pagi hari. Menjelang siang mereka bergerak menuju kantor DPRD Meranti yang berada di Jalan Dorak Selatpanjang. Kedatangan massa ini juga mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.
Massa pendemo juga membawa sejumlah spanduk serta poster yang berisi kecaman terhadap perbuatan mesum oknum anggota dewan itu. Mereka juga membagikan selebaran yang berisi sejumlah tuntutan. “ Kami meminta agar oknum anggota dewan itu dicopot karena perbuatannya sangat memalukan. Mewakili remaja masjid yang ada di Meranti, pimpinan dan ketua BK DPRD kami minta segera mengeluarkan rekomendasi pencopotan Afrizal Cik,” ujar kordinator lapangan aksi, Syamsul Hidayat dihadapan Wakil Ketua BK DPRD Meranti, Hafizan Abbas dan anggota dewan Meranti Ady Masyudi yang menerima kedatangan massa.
Lebih lanjut dikatakannya, beredarnya foto mesum oknum anggota dewan itu dinilai sangat memalukan dan menjadi aib bagi masyarakat secara keseluruhan. Pasalnya, orang yang diduga melakukan perbuatan mesum itu adalah wakil rakyat. “ Semestinya dia memberikan keteladanan, bukan malah melakukan perbuatan yang memalukan. Jika pimpinan dan BK tidak menyikapi hal ini, kami siap turun dengan jumlah massa yang lebih besar lagi,” tegas Syamsul Hidayat.
Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD Meranti, Hafizan Abbas dihadapan massa menyebutkan persoalan tersebut sebenarnya sudah ditindaklanjuti. Malah BK juga telah meminta klarifikasi langsung kepada Afrizal Cik. Namun untuk mendapatkan keterangan dari wanita yang berada dalam foto mesum itu BK kesulitan. Pasalnya, saat ini wanita itu tidak terlihat lagi di Selatpanjang. “ Kita sudah tindaklanjuti dan saat ini kita masih menunggu hasil penyidikan oleh polisi. Tidak benar kalau kasus ini tidak kita tanggapi, namun BK tentunya tidak bisa memutuskan sepihak. Namun adanya penyampaian aspirasi hari ini sangat kita hargai, mudah-mudahan bisa mempercepat penyelesaian kasus ini,” ujar Hafizan Abbas.(nto)