JAKARTA (riaupeople) – Kongres Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dinodai aksi baku hantam. Untung saja aparat kepolisian bergerak cepat dan keributan bisa dihentikan. Aksi saling puku ini terjadi di Ballroom Hotel Sahid Jakarta.
Keributan dimulai saat penetapan peserta yang mempunyai hak suara. Karena ada aturan baru, banyak peserta yang tidak terima saat pimpinan sidang membuat penetapan. Adu mulut pun terjadi yang berujung pada aksi baku pukul. “ Banyak peserta yang mempersoalkan hak suara. Untung saja malam tadi polisi langsung bergerak untuk melerai,” ujar salah satu peserta kongres, Anggawira, Jumat (28/10/2011)
Setelah dipisahkan phak kepolisian, sebagaimana diberitakan detik.com sidang kemudian berlanjut untuk memilih calon Ketua KNPI yang berjumlah 9 orang. Diantaranya menantu Aburizal Bakrie, Taufan Eko Nugroho, Ahmad Doli Kurnia, dan Sahrin Hamid.
Sidang saat dibuka, Jum’at (28/10/11) pagi tadi terkait penetapan pemenang deadlock. Ada kubu yang meminta agar pemenang ditetapkan berdasarkan hitungan 50 persen plus 1 dan ada yang beranggapan pemenang 30 persen plus 1. Taufan unggul dengan 60 suara atau sekitar 35 persen.
Pada sisi lain, meski acara sudah selesai, polisi terlihat masih berjaga-jaga di dalam dan luar Hotel Sahid, tempat acara Kongres KNPI digelar. Penjagaan dilakukan di depan ruangan Puri Agung dan di depan Hotel Sahid. Sedangkan di dalam ruangan Puri Agung, sampah-sampah berupa botol minuman mineral berserakan. Bahkan kursi-kursi yang ada di dalam tampak jatuh berantakan. Sejumlah petugas hotel mulai membersihkan dan merapikan ruangan tersebut.
Bendahara V KNPI, Sikkap Pasaribu membantah adanya baku pukul di acara pemilihan ketua KNPI tersebut. Menurutnya, ketegangan dalam organisasi kepemudaan adalah hal yang biasa. Sesama pendukung calon memang sempat dorong-dorongan. ” Tidak ada pukul-pukulan. Apalagi lempar kursi dan botol. Sekarang sudah selesai,” katanya.
Sikkap mengatakan, aksi saling dorong tersebut merupakan pelampiasan emosional, dari pendukung calon yang tidak puas dengan hasil keputusan tadi. ” Sekarang sudah selesai. Calon yang terpilih sudah berangkat ke Bandung untuk merayakan hari Sumpah Pemuda,” jelasnya.(fai)