“ Saya sangat terharu pak. Kami ini masyarakat biasa, tapi pak Agus Widayat mau menyempatkan diri datang kemari. Tidak banyak pejabat seperti ini,”
Marni
Orang Tua Angkat Bayi Penderita Hydrosefalus
DUMAI (riaupeople) – Siapa yang tidak terharu jika dalam keadaan sulit mendapatkan perhatian dari orang lain. Apalagi pihak yang memberikan perhatian itu bukan orang biasa, namun penguasa. Keharuan itu jugalah yang dirasakan Marni (58), orang tua angkat bayi penderita penyakit hydrosefalus yang menetap di Dumai.
Mata Marni yang saat itu menggendong Asifa Aulia terlihat berkaca-kaca. Dari mulutnya berulangkali keluar ucapan terima kasih karena tidak menyangka Wakil Walikota Dumai, H Agus Widayat berkenan datang untuk melihat kondisi Asifa Aulia yang mengalami pembengkakan pada bagian kepalanya. “ Saya sangat terharu pak. Kami ini masyarakat biasa, tapi pak Agus Widayat mau menyempatkan diri datang kemari. Tidak banyak pejabat seperti ini,” ujar Marni penuh haru.
Marni juga menyebutkan H Agus Widayat tidak sebatas berkunjung, tapi juga memberikan harapan kesembuhan bagi anak angkatnya. “ Beliau (Wawako) menyebutkan seluruh biaya pengobatan akan ditanggung oleh Pemko Dumai. Mudah-mudahan Allah akan membalas kebaikan dan perhatian beliau ini,” sebut Marni sambil sesekali melirik ke Asifa Aulia yang berada di gendongannya.
Sementara Wakil Walikota Dumai, H Agus Widayat didampingi Dirut RUSD Dumai Paisal SKM saat menjambangi kediaman balita penderita hydrosefalus, Sabtu (5/11/11) menyampaikan keprihatinannya atas penyakit yang dialami oleh putri angkat Marni tersebut. “ Saya sangat prihatin terhadap kondisi Balita ini. Makanya begitu mendapat kabar, saya langsung mengajak Dirut RSUD untuk mendatangi rumah ini. Ibu tidak usah khawatir, Pemko Dumai akan menanggung seluruh biaya pengobatannya,” ujar H Agus Widayat dengan raut wajah serius.
Wawako H Agus Widayat meminta Marni agar segara mengajukan semua perlengkapan administrasi kependudukan untuk dibawa ke RSUD Dumai supaya proses pengobatan bisa cepat dilaksanakan. “ Kalau nantinya RSUD Dumai tidak mampu menanganinya, kita akan kirim ke Pekanbaru atau Jakarta. Intinya, kami akan mengawal penyembuhan Asifa ini,” ungkap H Agus Widayat yang diaminkan Dirut RSUD Paisal SKM.(fai)