“ Segel Police Line yang sempat dibentang di gudang APMS itu hanya bertahan beberapa jam saja. Belakangan dikatakan barang bukti sudah dikembalikan pemilik APMS ke Pertamina Pekanbaru. Ada apa sebenarnya dengan kasus ini, kita melihat ada kesan main mata,”
Irwansyah
Aktivis Meranti
MERANTI (riaupeople) – Pertamina Pekanbaru di himbau agar memberikan sanksi tegas kepada APMS nakal yang terbukti melakukan pengoplosan BBM bersubsidi di Kabupaten Kepulauan Meranti. Sanksi bisa dalam pencabutan izin atau penghentian suplay BBM ke APMS nakal tersebut. ” Kita minta Pertamina menindak tegas pelaku pengoplosan BBM di wilayah Kota Selatpanjang yang terjadi pada minggu lalu. Pengoplosan BBM yang di lakukan salah satu APMS di komplek pelabuhan PT Pelindo Selatpanjang itu sudah bertentangan dengan aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku,” ujar pentolan aktivis di Meranti, Irwansyah kemarin.
Irwansyah juga mengaku sangat menyayangkan sikap aparat Kepolisian Sektor Tebing Tinggi yang terkesan kurang serius dalam menindaklanjuti kejahatan pengoplosan BBM itu. “ Segel Police Line yang sempat dibentang di gudang APMS itu hanya bertahan beberapa jam saja. Belakangan dikatakan barang bukti sudah dikembalikan pemilik APMS ke Pertamina Pekanbaru. Ada apa sebenarnya dengan kasus ini, kita melihat ada kesan main mata,” tegas Irwansyah..
Lebih lanjut dikatakannya, secara logika tidak mungkin pihak Pertamina mau menerima kembali BBM yang sudah bercampur itu. Apalagi saat pengiriman ke APMS kondisinya masih murni. “ Kita khawatir alas an pemulangan itu hanya akal-akalan. Bisa saja itu diedarkan kembali setelah situasi aman,” papar Irwansyah.(nto)