* Nyanyian Mantan Tim Sukses
DUMAI – Kasus dugaan gratifikasi dan jual beli jabatan dan dugaan di Lingkungan Pemko Dumai yang menyeret nama Wali Kota Dumai, H Khairul Anwar, yang dibongkar habis-habisan oleh mantan Tim Suksesnya, Dicky Rinaldi dan pada akhirnya nama Dani Sartika pun ikut populer di Kota Dumai. Bahkan setiap sudut kedai kopi, saat ini semua kalangan masyarakat mulai membicakaran dirinya yang tiba-tiba ngetop sama persisnya dengan nama orang nomer satu di Kota Dumai itu terkait kasus tersebut.
Di kalangan masyarakat awam, nama Dani Sartika memang kurang dikenal luas karena bukanlah seorang pejabat pemerintahan. Namun dengan kepiawaiannya memainkan peran pengaturan jabatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, DS kini terkenal. Adalah laporan Dicky Rinaldi yang menyebutkan telah terjadi dugaan aksi suap menyuap untuk mendapatkan suatu kedudukan jabatan di lingkungan Pemko Dumai.
Mulai dari jabatan Eselon III, III hingga setingkat eselon I dengan nominal uang yang bervariasi. Sejumlah nama juga dilaporkan terindikasi terlibat dalam dugaan jual beli jabatan tersebut karena menerima aliran dana dari para calon pejabat PNS dengan dalih sebagai pengembalian dana pilkada dan dana partai pendukung. Termasuk salah satunya nama Dani Sartika yang disebut-sebut merupakan orang dekat Khairul Anwar dan tim sukses pada pilkada Dumai 2010 lalu.
Dalam berkas laporan Dicky Rinaldi ke Polresta Dumai, Juni 2011 kemarin, Dani Sartika diduga telah menerima aliran dana dari sejumlah calon pejabat yang dijanjikan kedudukan jabatan. Diantaranya, H Amiruddin Kepala Badan KB, PP/PA sebanyak Rp 70 juta, H Marwan Kadis Perhubungan sebanyak Rp 350 juta, H Syafrizal Kadis Peternakan sebanyak Rp 150 juta dan Syamsul Bahri Kadis Tenaga Kerja dengan jumlah setoran sebanyak Rp 100 juta.
Menurut pengakuan sujumlah masyarakat yang enggan disebut namanya mengatakan, Dani Sartika adalah orang yang paling dekat dengan lingkaran keluarga H Khairul Anwar. Bahkan, saking dekatnya, Dani Sartika juga merangkap sebagai konsultan keuangan mantan direksi Bank Riau tersebut.
Kandidat kalah dalam pemilihan Ketua KNPI Kota Dumai ini juga terindikasi terlibat jauh dalam kinerja pelaksanaan pembangunan pemerintahan kota Dumai. Sejumlah proyek pembangunan Pemko, baik yang sudah terlaksana maupun masih tahap perencanaan, diduga merupakan proyek yang sudah dititipkan kepada Dani Sartika sebagai konsultan pembangunannya.
“Dialah orang yang sangat dekat dengan walikota, dan bahkan kemana-mana pak wali melakukan peninjauan proyek, dia ikut mendampingi. Kita tidak tahu sejauh mana keterlibatannya, namun yang jelas dia telah berperan dalam pemenangan pemilukada dumai lalu,” pungkas sumber tersebut.***(had)