“ Terkait persoalan yang ada, kita harapkan bupati bisa lebih tegas. Apalagi ini menyangkut program pembangunan yang secara tidak langsung bisa berdampak negative terhadap citra bupati,”
HM Adil, SH
Sekretaris Komisi I
MERANTI (riaupeople) – Sekretaris Komisi I DPRD Kepulauan Meranti, HM Adil, SH meminta Bupati Irwan Nasir agar lebih tegas dalam menyikapi setiap persoalan yang terjadi. Termasuk menyangkut pengerjaan proyek pembangunan yang didanai uang rakyat. Apalagi saat ini ditengarai banyak pengerjaan proyek yang bermasalah. “ Terkait persoalan yang ada, kita harapkan bupati bisa lebih tegas. Apalagi ini menyangkut program pembangunan yang secara tidak langsung bisa berdampak negative terhadap citra bupati,” ujar HM Adil, SH kepada wartawan, Rabu (9/11/11).
Dikatakan HM Adil, salah satu proyek yang mendapat sorotan publik adalah jalan poros penghubung Desa Selat Akar – Desa Mengkopot Kecamatan Merbau sepanjang 4750 meter yang belum kunjung dikerjakan. Sementara saat ini penghujung tahun 2011 sudah makin dekat. “ Dengan sisa waktu yang ada, kita khawatir proyek tidak selesai. Kalaupun dikerjakan, takutnya hasil tidak sesuai diharapkan karena pengerjaannya tidak maksimal,” sebut HM Adil.
Tindakan tegas tegas terhadap rekanan nakal itu, menurut HM Adil pantas diambil karena dampaknya bisa menghambat proses pembangunan. Tidak perlu lagi dilakukan komunikasi apapun terhadap kontraktor yang tidak memiliki tanggungjawab terhadap pekerjaannya. “ Ini sudah termasuk menghambat proses pembangunan. Sebagai perusahaan pemenang lelang mereka harus menyelesaikan pekerjaannya. Apalagi mereka kabarnya sudah mengambil uang muka 20 persen. Jika uang yang diambil itu tidak bisa dipertanggungjawabkan, ini masuk tanah pidana,” ujar HM Adil, SH.
Menurut informasi yang dihimpun, perusahaan pemenang lelang proyek jalan poros itu adalah PT Nk yang beralamat di Pekanbaru, Riau. Perusahaan milik warga keturunan itu kabarnya pernah di blacklist di Kabupaten Bengkalis. Hanya saja sejauhmana kebenaran kabar itu belum bisa dipastikan.(nto)