” Betul, ada pesawat Lion Air yang keluar runway. Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.00 Wita. Penumpang turun dalam keadaan selamat. Sejak pukul 07.25 Wita bandara di-close sampai saat ini. Diperkirakan pukul 13.00 Wita baru akan dibuka kembali ,”
Ari
Petugas Penerangan Bandara Sepinggan
JAKARTA (riaupeople) – Maskapai penerbangan Lion Air kembali mengalami insiden untuk kesekian kalinya. Setelah sempat dua kali tergelincir di Bandara Sultan Syarief Qasim II Pekanbaru Riau beberapa waktu lalu, kali ini insiden yang sama terjadi di Bandara Sepinggan Balikpapan Kalimantan Timur. Akibat kejadian itu, bandara ditutup untuk sementara waktu, Minggu (23/10/11) pagi tadi.
Petugas Penerangan Bandara Sepinggan, Ari mengakui adanya peristiwa itu. Pesawat naas dengan nomor penerbangan JT 673 itu tergelincir di ujung landasan pacu (runway) saat mendarat. ” Betul, ada pesawat Lion Air yang keluar runway. Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.00 Wita. Penumpang turun dalam keadaan selamat. Sejak pukul 07.25 Wita bandara di-close sampai saat ini. Diperkirakan pukul 13.00 Wita baru akan dibuka kembali ,” kata petugas penerangan Bandara Sepinggan, Ari saat dikonfirmasi detikcom, Minggu pukul 10.00 WIB.
Pasca insiden, sejumlan penerbangan pesawat Garuda dari Jakarta menuju Balikpapan terpaksa dialihkan pendaratannya. Keterangan tertulis dari pihak Garuda pada Minggu (23/10/2011) menyebut, pendaratan Garuda yang seharusnya dilakukan di Balikapapan terpaksa dialihkan ke Makassar dan Banjarmasin. Penutupan Bandara Sepinggan dilakukan karena pesawat Lion masih memblok landasan bandara. ” Akibat pengalihan pendaratan tersebut, penerbangan Garuda dari Balikpapan menuju Jakarta juga terpaksa tidak dapat diberangkatkan, dan hal tersebut berdampak pada keterlambatan penerbangan-penerbangan Garuda selanjutnya atau lainnya,” kata VP Corporate Communication PT Garuda Indonesia, Pujobroto.
Penerbangan GA 510 yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng pukul 05.45 WIB dan seharusnya tiba di Balikpapan pukul 08.50 Wita, serta penerbangan GA 512 yang berangkat dari Cengkareng pukul 06.45 WIB dan tiba di Balikpapan pukul 09.50 Wita terpaksa dialihkan pendaratannya ke Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. ” Penerbangan GA 514 yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 08.30 dan seharusnya mendarat di Bandara Sepinggan, Balikpapan pukul 11.35 terpaksa dialihkan pendaratannya ke Banjarmasin,” terang Pujo.
Penerbangan Garuda GA 510, GA 512, dan GA 514 yang dialihkan pendaratannya ke Makassar dan Banjarmasin akan diberangkatkan menuju Balikpapan setelah Bandara Sepinggan dinyatakan dibuka kembali dan dapat dilaksanakan kegiatan penerbangan.
Selain itu, penerbangan Garuda dari Balikpapan menuju Jakarta, yakni GA 513 yang seharusnya berangkat pukul 10.35 Wita, dan GA 515 yang seharusnya berangkat pukul 12.20 Wita terpaksa tidak dapat diberangkatkan. ” Ini akan berdampak pada keberangkatan penerbangan Garuda selanjutnya atau lainnya. Garuda Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penerbangan tersebut, yang terjadi di luar kendali Garuda,” ucap Pujo.(fai)