<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>RiauPeople.com &#187; Kriminal</title>
	<atom:link href="/topics/kriminal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://riaupeople.com</link>
	<description>RiauPeople : Situs Berita Riau Online berisi peristiwa yang terjadi setiap hari, Info Politik, Promosi Usaha di Provinsi Riau.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Dec 2013 05:53:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Tamu RZ Bebas Berkunjung</title>
		<link>https://riaupeople.com/7192/tamu-rz-bebas-berkunjung/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tamu-rz-bebas-berkunjung</link>
		<comments>https://riaupeople.com/7192/tamu-rz-bebas-berkunjung/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Dec 2013 04:52:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pekanbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://riaupeople.com/?p=7192</guid>
		<description><![CDATA[PEKANBARU-Prosedur dan aturan berkunjung di Rutan Klas II A Jalan Sialang Bungkuk Pekanbaru tampaknya tidak berlaku bagi tamu yang akan mengunjungi mantan Gubri, HM Rusli Zainal. Mereka tidak perlu melapor, mengisi buku tamu dan meninggalkan KTP sebagaimana aturan yang ada. Cukup mengetuk pintu sambil menyebut nama Rusli Zainal, dan langsung masuk. Pemandangan ini paling tidak [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><b>PEKANBARU-</b>Prosedur dan aturan berkunjung di Rutan Klas II A Jalan Sialang Bungkuk Pekanbaru tampaknya tidak berlaku bagi tamu yang akan mengunjungi mantan Gubri, HM Rusli Zainal. Mereka tidak perlu melapor, mengisi buku tamu dan meninggalkan KTP sebagaimana aturan yang ada. Cukup mengetuk pintu sambil menyebut nama Rusli Zainal, dan langsung masuk. Pemandangan ini paling tidak terlihat saat perayaan ulang tahun Rusli Zainal ke 56 yang digelar, Selasa (3/12/13) kemarin di Rutan Klas II A Pekanbaru.</p>
<p>Tamu yang datang silih berganti tidak perlu antri. Mereka bisa masuk berombongan tanpa ada pembatasan dari petugas penjagaan. Batas waktu berkunjung selama 30 menit juga tidak diberlakukan.</p>
<p>Hal ini berbeda dengan tamu tahanan lainnya yang juga berkunjung pada hari yang sama. Mereka diwajibkan mengikuti prosedur yang ada.” Mau gimana lagi bang, kita orang-orang kecil ini manut saja, banyak protes susah juga,” ujar wanita separo baya yang baru saja mengunjungi suaminya sambil tersenyum.(*)</p>
<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.riaupeople.com%2F7192%2Ftamu-rz-bebas-berkunjung%2F" send="true" width="450" show_faces="true" font=""></fb:like>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://riaupeople.com/7192/tamu-rz-bebas-berkunjung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ultah RZ di Rutan “Banjir” Makanan</title>
		<link>https://riaupeople.com/7189/ultah-rz-di-rutan-banjir-makanan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ultah-rz-di-rutan-banjir-makanan</link>
		<comments>https://riaupeople.com/7189/ultah-rz-di-rutan-banjir-makanan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Dec 2013 04:50:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pekanbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://riaupeople.com/?p=7189</guid>
		<description><![CDATA[PEKANBARU-Perayaan ulang tahun ke 56 mantan Gubernur Riau, HM Rusli Zainal yang digelar di Rutan Klas II A Jalan Sialang Bungkuk Kota Pekanbaru “banjir” makanan, Selasa (3/12/13). Terlihat 3 unit mobil box dari salah satu catering di Pekanbaru datang silih berganti membawa makanan berupa nasi kotak. Selain itu juga ada satu unit mobil angkot membawa [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><b>PEKANBARU-</b>Perayaan ulang tahun ke 56 mantan Gubernur Riau, HM Rusli Zainal yang digelar di Rutan Klas II A Jalan Sialang Bungkuk Kota Pekanbaru “banjir” makanan, Selasa (3/12/13).</p>
<p>Terlihat 3 unit mobil box dari salah satu catering di Pekanbaru datang silih berganti membawa makanan berupa nasi kotak. Selain itu juga ada satu unit mobil angkot membawa nasi bungkus dalam jumlah banyak.</p>
<p>Kedatangan mobil pembawa makanan itu juga bersamaan dengan sampainya ajudan Gubri, Hendra di Rutan Klas II A Pekanbaru. Setelah mengetok pintu besi dari luar, penjaga langsung membuka dan mempersilahkan Hendra masuk tanpa banyak tanya. Berbeda dengan pengunjung lainnya yang harus melapor dan meninggalkan KTP, Hendra sepertinya lebih leluasa tanpa harus melalui prosedur yang ada.</p>
<p>Makanan nasi kotak yang berada di dalam mobil box diturunkan dan diangkat masuk ke dalam Rutan. Selain itu juga ada makanan ringan berupa kue-kue kering lainnya. Setelah mobil box pertama, 2 mobil box lainnya datang menyusul mengantarkan nasi kotak. Setelah itu juga ada mobil angkot membawa nasi bungkus dalam jumlah banyak.</p>
<p>Usai berkunjung dan merayakan HUT ke 56 Rusli Zainal, banyak PNS maupun tamu lainnya keluar Rutan sambil menenteng nasi kotak.” Nasi kotak dari Rutanpun dibawa pulang, apa salahnya dibagikan saja dengan tahanan. Kayak tak pernah makan enak saja ibu-ibu pejabat itu,” ujar warga yang melihat PNS menenteng nasi kotak dari dalam penjara.(*)</p>
<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.riaupeople.com%2F7189%2Fultah-rz-di-rutan-banjir-makanan%2F" send="true" width="450" show_faces="true" font=""></fb:like>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://riaupeople.com/7189/ultah-rz-di-rutan-banjir-makanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>RZ Rayakan Ultah 56 di Rutan</title>
		<link>https://riaupeople.com/7186/rz-rayakan-ultah-56-di-rutan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=rz-rayakan-ultah-56-di-rutan</link>
		<comments>https://riaupeople.com/7186/rz-rayakan-ultah-56-di-rutan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Dec 2013 04:49:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pekanbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://riaupeople.com/?p=7186</guid>
		<description><![CDATA[PEKANBARU- Mantan Gubernur Riau, HM Rusli Zainal merayakan Ulang Tahun ke 56 di Rumah Tahanan Klas II A Jalan Sialang Bungkuk Pekanbaru, Selasa (3/12/13) kemarin. Kendati tidak lagi menjadi “penguasa” di Riau, namun perayaan ulang tahun itu tetap ramai dihadiri pejabat Pemprov Riau maupun tokoh masyarakat. Terlihat mobil mewah berplat merah atau dengan nomor seri [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><b>PEKANBARU</b>- Mantan Gubernur Riau, HM Rusli Zainal merayakan Ulang Tahun ke 56 di Rumah Tahanan Klas II A Jalan Sialang Bungkuk Pekanbaru, Selasa (3/12/13) kemarin.</p>
<p>Kendati tidak lagi menjadi “penguasa” di Riau, namun perayaan ulang tahun itu tetap ramai dihadiri pejabat Pemprov Riau maupun tokoh masyarakat. Terlihat mobil mewah berplat merah atau dengan nomor seri NK lalulalang keluar masuk pelataran parkir Rutan. Saking banyaknya tamu yang datang, mobil terlihat parkir hingga luar pagar.</p>
<p>Tidak terlihat jelas agenda selama kegiatan ulang tahun RZ berlangsung. Pasalnya terhalang pintu besi yang selalu tertutup rapat dan tingginya tembok penjara yang mengurung mantan orang nomor satu di Riau yang tersangkut kasus korupsi itu. Namun yang pasti, tamu yang datang berasal dari berbagai latar belakang.</p>
<p>Tidak hanya pejabat eselon II dan PNS di lingkungan Pemprov Riau, ulang tahun Rusli Zainal itu juga dihadiri Dharma Wanita, akademisi maupun tokoh masyarakat.” Tadi sudah ucapkan selamat ulang tahun ke 56, cipika-cipiki (cium pipi kanan-cium pipi kiri,red) dengan beliau (Rusli Zainal,red) di dalam,” ujar tokoh masyarakat Riau, Viator Butar-butar.(isa)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.riaupeople.com%2F7186%2Frz-rayakan-ultah-56-di-rutan%2F" send="true" width="450" show_faces="true" font=""></fb:like>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://riaupeople.com/7186/rz-rayakan-ultah-56-di-rutan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perwira Polda Riau Edarkan Ekstasi Senilai Rp1,4 Miliar</title>
		<link>https://riaupeople.com/7112/perwira-polda-riau-edarkan-ekstasi-senilai-rp14-miliar/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=perwira-polda-riau-edarkan-ekstasi-senilai-rp14-miliar</link>
		<comments>https://riaupeople.com/7112/perwira-polda-riau-edarkan-ekstasi-senilai-rp14-miliar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Oct 2013 08:52:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pekanbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://riaupeople.com/?p=7112</guid>
		<description><![CDATA[PEKANBARU – Memalukan !. Polisi yang semestinya memberantas peredaran narkoba malah terlibat dalam peredarannya. Tidak tanggung-tanggung, pelaku tercatat sebagai perwira menengah di jajaran Dit Pam Obvit Polda Riau. Kompol Sfr diamankan setelah dua orang kaki tangannya yang terdiri dari dua orang wanita ditangkap Polda Lampung di Pelabuhan Bakauheni dalam perjalanan mereka ke Jakarta. Dari tangan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>PEKANBARU – Memalukan !. Polisi yang semestinya memberantas peredaran narkoba malah terlibat dalam peredarannya. Tidak tanggung-tanggung, pelaku tercatat sebagai perwira menengah di jajaran Dit Pam Obvit Polda Riau.</p>
<p>Kompol Sfr diamankan setelah dua orang kaki tangannya yang terdiri dari dua orang wanita ditangkap Polda Lampung di Pelabuhan Bakauheni dalam perjalanan mereka ke Jakarta. Dari tangan mereka berhasil disita 6.904 narkoba jenis ekstasi senilai Rp1,4 miliar. Saat diciduk petugas, Hesti dan Nurmaisyah “bernyanyi” dan menyebut nama Kompol Sfr sebagai pemilik ekstasi.</p>
<p>Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo kepada media membenarkan penangkapan Kompol SR oleh Propam kemudian diserahkan ke Polda Lampung untuk kepentingan penyidikan. &#8221; Sudah kita serahkan ke penyidik Polda Lampung yang datang menjemput kemarin,” ujarnya.(*)</p>
<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.riaupeople.com%2F7112%2Fperwira-polda-riau-edarkan-ekstasi-senilai-rp14-miliar%2F" send="true" width="450" show_faces="true" font=""></fb:like>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://riaupeople.com/7112/perwira-polda-riau-edarkan-ekstasi-senilai-rp14-miliar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gedung PWI Berganti Nama Gedung Balai Wartawan</title>
		<link>https://riaupeople.com/7106/gedung-pwi-berganti-nama-gedung-balai-wartawan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gedung-pwi-berganti-nama-gedung-balai-wartawan</link>
		<comments>https://riaupeople.com/7106/gedung-pwi-berganti-nama-gedung-balai-wartawan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Oct 2013 10:35:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pekanbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://riaupeople.com/?p=7106</guid>
		<description><![CDATA[PEKANBARU – Pembangunan gedung dengan design atap berbentuk mata pena di Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru yang semula bernama Gedung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kini berganti nama menjadi Gedung Balai Wartawan. Pergantian nama ini seiring dengan renovasi yang terpaksa dilakukan karena kondisi fisik bangunan sudah mengalami banyak kerusakan. Ironisnya, semenjak dibangun hinggi kini, gedung tersebut belum [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><b>PEKANBARU –</b> Pembangunan gedung dengan design atap berbentuk mata pena di Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru yang semula bernama Gedung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kini berganti nama menjadi Gedung Balai Wartawan. Pergantian nama ini seiring dengan renovasi yang terpaksa dilakukan karena kondisi fisik bangunan sudah mengalami banyak kerusakan.</p>
<p>Ironisnya, semenjak dibangun hinggi kini, gedung tersebut belum pernah digunakan. Kondisi yang ada itu memicu timbulnya asumsi yang mengarah pada tindak pidana korupsi. Pasalnya, ada indikasi kerugian keuangan Negara dari pengerjaan proyek pembangunan gedung PWI yang berganti nama menjadi gedung Balai Wartawan tersebut. &#8221; Proyek ini sudah sejak awal kita lakukan monitoring. Kita juga telah laporkan kasus dugaan korupsi ini ke Kejati Riau. Tetapi alhamdulillah, hingga kini tidak ditanggapi. Mungkin Kejati Riau sungkan mengusutnya karena ini menyangkut wartawan. Padahal yang berkasus itu adalah kontraktor dan konsultannya,&#8221; kata R Adnan, Direktur Eksekutif IDM kepada riauterkinicom, Senin (28/10/13).</p>
<p>Menurut Adnan, mengurai kasus ini tidak cukup melihatnya pada soal penyerahan kunci atau tidak. Sebab dari sisi perencanaan sudah bermasalah. Proyek Gedung PWI Riau sudah direncanakan pada 2007 dan mulai dikerjakan 2008 dengan nilai proyek Rp7 miliar. &#8221; Hingga tahun 2009, proyek yang dikerjakan PT Nada Pratama tidak selesai. Harusnya perusahaan ini diberi sanksi, didenda dan di-blacklist. Pada tahap ini potensi kerugian negara sebesar 10 persen dari nilai kontrak yang Rp7 miliar atau jumlahnya Rp700 juta,&#8221; urainya.</p>
<p>Lebih aneh lagi, tambah Adnan pada tahun 2010 ternyata dianggarkan lagi Rp3,4 miliar. Proyek ini disebut anggaran reguler bukan lanjutan. “ Padahal kalau reguler, dia harus dilelang lagi. Sementara yang dikerjakan item pekerjaannya yang 2009 juga.. Dan proyek ini di-PL (penunjukan langsung) kepada PT Nada Pratama. Prosedur PL itu tidak sesuai dengan ketentuan yang waktu itu berlaku, yakni Keppres Nomor 80 tahun 2003. PPTK-nya waktu<br />
itu Ardiansyah,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Hebatnya lagi sebagaimana dikatakan R Adnan, proyek itu ternyata tidak selesai juga. Pada Tahun 2011 kembali dianggarkan sebesar Rp1,6 miliar. Tahun 2012, Gedung PWI Riau yang baru ini dibongkar dan ada renovasi lagi. Plafon dan pagar belakang ambruk dan dianggarkan lagi lebih kurang Rp800 juta. “ Dugaan korupsi Gedung PWI Riau tidak berhenti di sini. Tahun ini, dengan perusahaan atau kontraktor berbeda dianggarkan lagi Rp2,3 miliar. Semua atap dibongkar, pagar depan dirombak total. Yang lebih gila lagi, nama proyeknya bukan lagi pembangunan Gedung PWI Riau tetapi diganti namanya Balai Wartawan,&#8221; kata Adnan mengakhiri.(*)</p>
<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.riaupeople.com%2F7106%2Fgedung-pwi-berganti-nama-gedung-balai-wartawan%2F" send="true" width="450" show_faces="true" font=""></fb:like>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://riaupeople.com/7106/gedung-pwi-berganti-nama-gedung-balai-wartawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Usut Proyek Air Bersih di Bengkalis</title>
		<link>https://riaupeople.com/7019/usut-proyek-air-bersih-di-bengkalis/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=usut-proyek-air-bersih-di-bengkalis</link>
		<comments>https://riaupeople.com/7019/usut-proyek-air-bersih-di-bengkalis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Oct 2013 05:04:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bengkalis]]></category>
		<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://riaupeople.com/?p=7019</guid>
		<description><![CDATA[BENGKALIS &#8211; Aparat penegak hukum di Riau diminta untuk mengusut indikasi penyelewengan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bengkalis tentang kegiatan proyek Tahun Anggaran (TA) 2012. Diduga ada permainan pada proyek senilai Rp19 miliar yang berpotensi merugikan keuangan Negara. Informasi yang dihimpun menyebutkan, pelaksanaan proyek tersebut tidak selesai 100 persen hingga Desember 2012. Namun pihak [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BENGKALIS &#8211; Aparat penegak hukum di Riau diminta untuk mengusut indikasi penyelewengan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bengkalis tentang kegiatan proyek Tahun Anggaran (TA) 2012. Diduga ada permainan pada proyek senilai Rp19 miliar yang berpotensi merugikan keuangan Negara.</p>
<p>Informasi yang dihimpun menyebutkan, pelaksanaan proyek tersebut tidak selesai 100 persen hingga Desember 2012. Namun pihak kontraktor telah mendapatkan termen (pembayaran) 100 persen.</p>
<p>Kendati persoalan tersebut telah dikupas beberapa kali oleh sejumlah media, sayangnya Direktur PDAM Nova Novianti terkesan mendiamkan. Pemkab Bengkalis diminta segera melakukan koreksi terhadap pelaksanaan penggunaan dana APBD yang seharusnya dapat dinikmati masyarakat.<br />
Proyek air bersih TA 2012 itu bernilai sangat fantastis, yakni total Rp 19 miliar dan tersebar di 4 kecamatan yang ada di Bengkalis. Yaitu Kecamatan Bengkalis, Bantan, Bukit Batu dan Siak Kecil. Proyek itu diawasi oleh Pejabat Pelaksana Tekhnis Kegiatan (PPTK) Andi, yang saat itu menjabat sebagai pegawai Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bengkalis.</p>
<p>Dari data yang didapat, setelah dilakukan peninjauan dan pemeriksaan dilapangan, ada beberapa kegiatan proyek yang tidak fungsional dan tidak selesai dikerjakan. Diantaranya di Kecamatan Siak Kecil, di kontrak disebutkan adanya pemasangan listrik PLN di lokasi air baku Sungai Dayang, namun hingga hari ini listrik tersebut tidak terpasang, sehingga PDAM masih mengunakan genset.</p>
<p>Di Kecamatan Bukit Batu, adanya pemasangan pipa HDPE PE 100 yang setelah dilihat dan dibandingkan dengan jenis pipa HDPE PE 100 yang benar, ternyata kualitas pipa PE yang diadakan bukan jenis HDPE PE 100. Kemudian pengadaan dan pemasangan Water Meter Induk Elektomagnetik yang ada dilokasi pengolahan air di Dompas telah rusak setelah hanya digunakan beberapa kali. Padahal, seharusnya Water Meter Induk Elektomagnetik ini harganya mahal. &#8221; Water Meter Induk ini baru dipasang dan dihidupkan pada tahun 2013. Pengadaan asesoris jaringan pipa yang nilainya ratusan juta rupiah tidak diadakan oleh pihak kontraktor. Ironisnya, semua peralatan tersebut tidak pernah dilakukan pemeriksaan bersama antara pihak PDAM, kontraktor atau PPTK,&#8221; kata salah seorang sumber di Bukit Batu.</p>
<p>Kemudian untuk Kecamatan Bengkalis, kegiatan pemasangan Sambungan Rumah (SR) yang seharusnya dikontrak sebanyak 1.451 SR, hanya dipasang sebanyak 1.000 SR. Dari informasi, biaya SR ini terdiri dari, upah Pemasangan Rp 135.000 per SR, biaya Pemasangan Rp 125.000 per SR, uang Jaminan Pelanggan Rp 150.000 per SR dan biaya Administrasi Rp 15.000 per SR. Untuk pemasangan SR ini, Direktur PDAM telah meminta kepada pihak kontraktor dan PPTK untuk memberikan kepada PDAM semua biaya pemasangan SR tersebut. &#8221; Pelaksanaan pemasangan dilakukan pada tahun 2013 yang telah berakhir masa kontrak. Pemasangan Water Meter Induk Elektromagnetik di Cabang Bengkalis sebanyak 6 unit dan hanya terpasang 5 unit. Dan semua Meter Induk yang dipasang tidak berfungsi sama sekali hingga hari ini. Permasalahan lain di Bengkalis juga sama dengan yang di Bukit Batu, dimana semua pengadaan yang dikontrak tidak dilakukan pemeriksaan bersama,&#8221; ujar karyawan PDAM Cabang Bengkalis.</p>
<p>Sementara di Kecamatan Bantan, juga sama, pemasangan SR sebanyak 600 SR telah terpasang, namun sampai saat ini SR tersebut tidak berfungsi. Tetapi anehnya, uang Biaya Penyambungan Rp 125.000 per SR, Uang Jaminan Langganan Rp 150.000 per SR dan Uang Administrasi Rp 15.000 per SR telah diminta oleh Direktur PDAM. Padahal, uang tersebut seharusnya dikembalikan ke Kas Daerah (Kasda), karena air bersih di Kecamatan Bantan tidak aktif hingga sekarang. Begitu juga pemasangan Water Meter Induk sebanyak 3 unit yang hanya dipasang 2 unit. &#8221; Kondisi proyek telah menelan biaya miliaran rupiah, tetapi kondisinya seperti bangunan yang tidak bernilai sama sekali. Bagaimana seorang direktur PDAM melihat kondisi ini dan hanya membiarkan saja,&#8221; ungkap Syafri, Warga Bantan. (def)</p>
<p>l</p>
<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.riaupeople.com%2F7019%2Fusut-proyek-air-bersih-di-bengkalis%2F" send="true" width="450" show_faces="true" font=""></fb:like>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://riaupeople.com/7019/usut-proyek-air-bersih-di-bengkalis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bupati Bengkalis Jenguk Gubri</title>
		<link>https://riaupeople.com/7017/bupati-bengkalis-jenguk-gubri/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bupati-bengkalis-jenguk-gubri</link>
		<comments>https://riaupeople.com/7017/bupati-bengkalis-jenguk-gubri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Oct 2013 05:03:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bengkalis]]></category>
		<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://riaupeople.com/?p=7017</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA-Setelah sebelumnya sejumlah bupati di Riau menjenguk Gubernur Riau HM Rusli Zainal di Rutan KPK, Kuningan, Jakarta. Kini giliran Bupati Bengkalis Herlyan Saleh menjenguk Gubri di Rutan KPK, Senin (30/9/13) kemarin. Herlyan Saleh mendatangai Rutan KPK didampingi Kepala Dinas PU Bengkalis M Nasir dan Jondi Kepala Bapeda Bengkalis sekitar pukul 10.00 WIB.  Ketua DPD PAN [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA-Setelah sebelumnya sejumlah bupati di Riau menjenguk Gubernur Riau HM Rusli Zainal di Rutan KPK, Kuningan, Jakarta. Kini giliran Bupati Bengkalis Herlyan Saleh menjenguk Gubri di Rutan KPK, Senin (30/9/13) kemarin.</p>
<p>Herlyan Saleh mendatangai Rutan KPK didampingi Kepala Dinas PU Bengkalis M Nasir dan Jondi Kepala Bapeda Bengkalis sekitar pukul 10.00 WIB.  Ketua DPD PAN Riau ini hanya berada di dalam Rutan sekitar dua puluh menit untuk berbincang-bincang dengan Gubri setelah itu, Herlyan Saleh meninggalkan Rutan KPK. Ketua DPD PAN Riau ini, mengaku dirinya datang ke Rutan untuk bersilaturhami sebagai teman. &#8221; Selain bersilaturhami sebagai sahabat, Tadi Beliau menanyakan tentang bagaimana keadaan Bengkalis,&#8221; kata Herlyan Saleh usai menemui Gubri.</p>
<p>Sebelumnya, sejumlah bupati di Riau sudah menjenguk Gubernur Riau HM Rusli Zainal di Rutan KPK, di antaranya Bupati Rokan Hulu Achmad, Bupati Kuansing Sukarmis, Bupati Rokan Hilir Anas Maamun, Bupati Indragiri Hulu Yopi Ariyanto, Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir.</p>
<p>Selain Bupati Bengkalis yang menjenguk Gubri hari ini, sejumlah pejabat Pemprov Riau juga tampak hadir di Rutan KPK. Di antaranya, Kepala BP2T Riau Alimudin, Kepala Biro Humas Setdaprov Riau Fahmi, Kepala Biro Administrasi dan Ekonomi Burhanudin, Kepala Biro Umum Setdaprov Riau Ayun Khan dan sejumlah keluarga dan kerabat.(def)</p>
<p>&nbsp;</p>
<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.riaupeople.com%2F7017%2Fbupati-bengkalis-jenguk-gubri%2F" send="true" width="450" show_faces="true" font=""></fb:like>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://riaupeople.com/7017/bupati-bengkalis-jenguk-gubri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kabid CK Bengkalis Mendadak Sakit</title>
		<link>https://riaupeople.com/7031/kabid-ck-bengkalis-mendadak-sakit/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kabid-ck-bengkalis-mendadak-sakit</link>
		<comments>https://riaupeople.com/7031/kabid-ck-bengkalis-mendadak-sakit/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Sep 2013 08:11:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bengkalis]]></category>
		<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://riaupeople.com/?p=7031</guid>
		<description><![CDATA[BENGKALIS &#8211; Tersangka EF yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PU Kabupaten Bengkalis mendadak jatuh sakit ketika akan diperiksa oleh Kejaksaan Negeri Bengkalis. Akibatnya, pemeriksaan terhadap EF yang di jadwalkan, Senin (30/9) pagi kemarin terpaksa harus di tunda karena alasan sakit. Kajari Bengkalis, Mukhlis melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Arjuna Meghanada [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BENGKALIS &#8211; Tersangka EF yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PU Kabupaten Bengkalis mendadak jatuh sakit ketika akan diperiksa oleh Kejaksaan Negeri Bengkalis. Akibatnya, pemeriksaan terhadap EF yang di jadwalkan, Senin (30/9) pagi kemarin terpaksa harus di tunda karena alasan sakit.</p>
<p>Kajari Bengkalis, Mukhlis melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Arjuna Meghanada ketika di hubungi wartawan, Senin (30/9) kemarin mengatakan, untuk sementara pemeriksaan terhadap EF terpaksa di tunda karena kondisi kesehatan EF yang kurang baik.</p>
<p>Dijelaskan Arjuna, penetapan EF sebagai tersangka  oleh Kejari Bengkalis telah berlangsung selama seminggu dan telah di jadwalkan untuk segera melakukan pemeriksaan. Namun, berdasarkan surat izin dari pihak dokter yang menangani EF,  pihak kejari terpaksa menunda jadwal pemeriksaan yang telah di tetapkan. “ EF sudah kami tetapkan sebagai tersangka sejak minggu lalu dan hari ini di jadwalkan untuk pemeriksaan. Namun yang bersangkutan berhalangan karena sakit berdasarkan surat izin dokter, jadi kami jadwalkan pemeriksaan dalam waktu yang tidak terlalu lama,” kata Arjuna.</p>
<p>Namun, ketika di tanya wartawan informasi dokter yang menangani EF, Arjuna kelihatan enggan untuk memberikan informasi hingga kesana. “ Salah satu dokter yang praktek di Jalan Ahmad Yani,” candanya singkat.</p>
<p>Sebelumnya, Ef merupakan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) terhadap kegiatan peningkatan Jalan Suka Tani, Dusun Murni, Desa Sepahat, Kecamatan Bukit Batu Rp 1 miliar lebih dan peningkatan Jalan Poros Desa Teluk Rhu-Tanjung Punak di Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis sebesar Rp 3,6 miliar lebih pada proyek tahun 2012.</p>
<p>Penetapan EF sebagai tersangka merupakan pengembangan penyidikan Kejaksaaan Negeri Bengkalis dari penetapan WY alias Jakek, tersangka sebelumnya yang saat ini telah ditahan oleh pihak Kejari Bengkalis.</p>
<p>Sebelumnya, Ef merupakan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) terhadap kegiatan peningkatan Jalan Suka Tani, Dusun Murni, Desa Sepahat, Kecamatan Bukit Batu Rp 1 miliar lebih dan peningkatan Jalan Poros Desa Teluk Rhu-Tanjung Punak di Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis sebesar Rp 3,6 miliar lebih pada proyek tahun 2012. <b>(def)</b></p>
<p>&nbsp;</p>
<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.riaupeople.com%2F7031%2Fkabid-ck-bengkalis-mendadak-sakit%2F" send="true" width="450" show_faces="true" font=""></fb:like>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://riaupeople.com/7031/kabid-ck-bengkalis-mendadak-sakit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Darjito: Awasi Penjualan Alat Pemecah Kaca</title>
		<link>https://riaupeople.com/7009/darjito-awasi-penjualan-alat-pemecah-kaca/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=darjito-awasi-penjualan-alat-pemecah-kaca</link>
		<comments>https://riaupeople.com/7009/darjito-awasi-penjualan-alat-pemecah-kaca/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Sep 2013 03:59:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pekanbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://riaupeople.com/?p=7009</guid>
		<description><![CDATA[PEKANBARU – Aparat harus memberikan perhatian serius terhadap maraknya pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil yang terjadi di Kota Pekanbaru akhir-akhir ini. Selain itu perlu juga dilakukan pengawasan terhadap toko maupun pusat perbelanjaan yang menjual alat pemecah kaca mobil. Demikian diungkapkan penasehat club mobil, Darjito Gocheng yang anggotanya juga pernah menjadi korban kejahatan maling spesialis [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><b>PEKANBARU – </b>Aparat harus memberikan perhatian serius terhadap<b> </b>maraknya pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil yang terjadi di Kota Pekanbaru akhir-akhir ini. Selain itu perlu juga dilakukan pengawasan terhadap toko maupun pusat perbelanjaan yang menjual alat pemecah kaca mobil.</p>
<p>Demikian diungkapkan penasehat club mobil, Darjito Gocheng yang anggotanya juga pernah menjadi korban kejahatan maling spesialis pemecah kaca mobil, Jum’at (27/9/13) pagi.</p>
<p>Dikatakan Darjito yang akrab disapa Pak De ini, kejahatan yang dilakukan maling spesialis pemecah kaca mobil itu sudah sangat meresahkan. Apalagi setiap harinya ada saja korban yang berjatuhan. Jika terus dibiarkan, ini akan menjadi persoalan yang menakutkan. “ Masyarakat, khususnya pemilik kendaraan roda empat tidak punya rasa keamanan lagi. Mereka akan selalu dihantui perasaan was-was saat memarkirkan kendaraannya. Setiap waktu dan setiap saat mereka berada dalam ancaman,” ungkap Pak De.</p>
<p>Selain meminta keseriusan aparat, Pak de Darjito juga meminta dilakukan pengawasan terhadap toko-toko maupun pusat perbelanjaan yang menjual alat pemecah kaca mobil yang selama ini dilakukan secara bebas. Hal itu menurutnya ikut memberikan kemudahan kepada pelaku kejahatan dalam menjalankan aksinya. “ Dengan alat pemecah kaca khusus itu, aksi maling itu akan berjalan mulus. Aksi mereka juga sulit dideteksi karena dengan alat itu bunyi benturan saat mereka memecahkan kaca juga tidak terdengar kuat,” ungkap Pak de Darjito.(isa)</p>
<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.riaupeople.com%2F7009%2Fdarjito-awasi-penjualan-alat-pemecah-kaca%2F" send="true" width="450" show_faces="true" font=""></fb:like>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://riaupeople.com/7009/darjito-awasi-penjualan-alat-pemecah-kaca/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Maling Spesialis Pecah Kaca Mobil Marak di Pekanbaru</title>
		<link>https://riaupeople.com/7007/maling-spesialis-pecah-kaca-mobil-marak-di-pekanbaru/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=maling-spesialis-pecah-kaca-mobil-marak-di-pekanbaru</link>
		<comments>https://riaupeople.com/7007/maling-spesialis-pecah-kaca-mobil-marak-di-pekanbaru/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Sep 2013 03:59:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pekanbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://riaupeople.com/?p=7007</guid>
		<description><![CDATA[PEKANBARU &#8211; Maraknya aksi pencurian dengan pola memecahkan kaca mobil makin mengkhawatirkan. Masyarakat khususnya pemilik kendaraan bermotor tidak lagi tenang. Pasalnya, pelaku yang bak hantu itu bisa datang setiap waktu. Tidak peduli di lokasi yang ramai maupun sepi. Kendaraan yang mereka anggap membawa barang berharga menjadi target operasi. Maraknya aksi maling spesialis pemecah kaca mobil [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>PEKANBARU &#8211; Maraknya aksi pencurian dengan pola memecahkan kaca mobil makin mengkhawatirkan. Masyarakat khususnya pemilik kendaraan bermotor tidak lagi tenang. Pasalnya, pelaku yang bak hantu itu bisa datang setiap waktu. Tidak peduli di lokasi yang ramai maupun sepi. Kendaraan yang mereka anggap membawa barang berharga menjadi target operasi.</p>
<p>Maraknya aksi maling spesialis pemecah kaca mobil itu juga dibenarkan pemilik toko penjual spare part dan segala jenis kaca mobil yang berada di seputaran Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru.</p>
<p>Menurut pria warga keturunan ini, setiap minggunya ada sekitar 5 konsumen yang datang dengan kasus serupa. Rata-rata yang pecah kaca mobil bagian samping, baik belakang maupun depan. Penyebabnya sama, yakni korban aksi maling spesialis pemecah kaca mobil. “ Lumayan banyak yang datang membeli kaca pak. Setiap minggu itu kadang 4 sampai 5 mobil dengan kasus yang sama. Kaca mereka dipecahkan maling yang ingin mengambil barang berharga dari dalam mobil,” ujar Hendra.</p>
<p>Hendra mengatakan, sebagian besar yang menjadi korban rata-rata mobil dengan kaca transparan atau tembus pandang. Namun juga ada mobil yang berkaca gelap dan tidak tembus pandang. “ Biasanya kaca tembus pandang kerap jadi sasaran. Mungkin karena pelaku bisa melihat langsung barang yang ingin mereka ambil. Tapi yang pakai kaca gelap ada juga yang kena, tapi ini sepertinya sudah diintai dan diikuti. Seperti nasabah bank kemarin yang kacanya juga dipecahkan pelaku kendati berkaca gelap,” ujar Hendra.(isa)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><b> </b></p>
<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.riaupeople.com%2F7007%2Fmaling-spesialis-pecah-kaca-mobil-marak-di-pekanbaru%2F" send="true" width="450" show_faces="true" font=""></fb:like>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://riaupeople.com/7007/maling-spesialis-pecah-kaca-mobil-marak-di-pekanbaru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Curi Tas, Maling Pecahkan Kaca Opel Blazer</title>
		<link>https://riaupeople.com/7004/ambil-tas-maling-pecahkan-kaca-opel-blazer/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ambil-tas-maling-pecahkan-kaca-opel-blazer</link>
		<comments>https://riaupeople.com/7004/ambil-tas-maling-pecahkan-kaca-opel-blazer/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Sep 2013 03:57:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pekanbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://riaupeople.com/?p=7004</guid>
		<description><![CDATA[PEKANBARU – Kawanan maling spesialis pemecah kaca mobil kembali beraksi. Kali ini menimpa anggota Riau Blazer Owner Community (RIBOC), Al yang tengah parkir di Warung Merapi jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru. Korban yang baru saja selesai makan terperangah saat menyaksikan kaca mobil bagian kanan depan sudah pecah berantakan. Sementara tas sandang yang berada di jok depan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><b>PEKANBARU –</b> Kawanan maling spesialis pemecah kaca mobil kembali beraksi. Kali ini menimpa anggota Riau Blazer Owner Community (RIBOC), Al yang tengah parkir di Warung Merapi jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru.</p>
<p>Korban yang baru saja selesai makan terperangah saat menyaksikan kaca mobil bagian kanan depan sudah pecah berantakan. Sementara tas sandang yang berada di jok depan lesap dari tempatnya. “ Tas itu berisi pakaian olahraga, mungkin dia pikir laptop. Nekat juga pelakunya, padahal kawasan ini ramai,” ungkap Al kesal.</p>
<p>Menurut korban, malam itu dia baru saja selesai main futsal dan mampir di Warung Merapi yang juga sebagai base camp RIBOC. Usai makan, korban dan rekannya yang lain ngobrol sambil bersenda gurau. Saat itu sempat terdengar bunyi kaca pecah dan mereka keluar untuk melihat karena menduga ada tabrakan. Karena tidak ada kerumunan orang, mereka kembali masuk ke dalam dan melanjutkan obrolan.</p>
<p>Usai ngobrol, korban yang berniat pulang kaget saat melihat kaca mobil bagian depan kanan pecah. Sementara tas yang berada di jok depan sudah tidak ada lagi. “ Tahunya pas udah mau pulang. Saya lihat kaca mobil sudah pecah dan tas sandang hilang. Mobil saya parkir paling ujung, tidak kelihatan dari dalam warung,” ujar Al.(isa)</p>
<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.riaupeople.com%2F7004%2Fambil-tas-maling-pecahkan-kaca-opel-blazer%2F" send="true" width="450" show_faces="true" font=""></fb:like>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://riaupeople.com/7004/ambil-tas-maling-pecahkan-kaca-opel-blazer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sikat Kamera, Maling Pecahkan Kaca Mobil</title>
		<link>https://riaupeople.com/7002/sikat-kamera-maling-pecahkan-kaca-mobil/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sikat-kamera-maling-pecahkan-kaca-mobil</link>
		<comments>https://riaupeople.com/7002/sikat-kamera-maling-pecahkan-kaca-mobil/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Sep 2013 03:56:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pekanbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://riaupeople.com/?p=7002</guid>
		<description><![CDATA[PEKANBARU – Maling spesialis pecah kaca mobil kian marak di Pekanbaru, Riau. Kawanan pelaku yang rata-rata menunggangi sepeda motor itu kerap berkeliaran mencari mangsa di lokasi parkiran. Targetnya mengambil barang-barang berharga yang berada di dalam mobil. Seperti dompet, telpon seluler, laptop maupun tas dan lainnya. Kawanan pelaku dalam menjalankan aksinya membekali diri dengan alat pemecah [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><b>PEKANBARU –</b> Maling spesialis pecah kaca mobil kian marak di Pekanbaru, Riau. Kawanan pelaku yang rata-rata menunggangi sepeda motor itu kerap berkeliaran mencari mangsa di lokasi parkiran. Targetnya mengambil barang-barang berharga yang berada di dalam mobil. Seperti dompet, telpon seluler, laptop maupun tas dan lainnya.</p>
<p>Kawanan pelaku dalam menjalankan aksinya membekali diri dengan alat pemecah kaca mobil. Begitu kaca berhasil dipecahkan, mereka langsung mengambil barang incaran dan kemudian kabur. Menurut informasi yang dihimpun, kejahatan ini hampir terjadi setiap harinya di Kota Pekanbaru.</p>
<p>Kasus terbaru menimpa Yuli Herawati pemilik mobil Mercy BM 1502 YL yang tengah parkir di belakang toko Martin Jalan Sudirman Pekanbaru, Kamis (26/9/13) sekitar pukul 16.30 WIB.</p>
<p>Kamera merk Olympus keluaran terbaru yang diletakkan di jok belakang lesap tak berbekas. Sementara kaca pintu mobil bagian kanan belakang sudah dalam kondisi pecah. Aksi kawanan maling spesialis pemecah kaca mobil tersebut tergolong cukup nekat. Pasalnya, di lokasi kejadian cukup ramai kendaraan yang melintas. “ Tahunya setelah mau jalan lagi. Waktu itu kaca belakang sudah pecah dan tas yang berisi kamera tidak ada,” ujar Yuli Herawati.</p>
<p>Menurut korban saat kejadian tidak terdengar bunyi dentuman atau kaca pecah. Padahal saat itu posisinya tidak terlalu jauh dari mobil yang diparkirkan. Selain itu suasana di sekitar lokasi cukup ramai di lalui kendaraan. “ Gak terdengar apa-apa, termasuk bunyi kaca pecah. Di lokasi juga tidak terlihat batu atau benda keras lainnya. Mungkin pelaku membawa alat khusus pemecah kaca yang banyak dijual di mall-mall,” ungkapnya.(isa)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.riaupeople.com%2F7002%2Fsikat-kamera-maling-pecahkan-kaca-mobil%2F" send="true" width="450" show_faces="true" font=""></fb:like>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://riaupeople.com/7002/sikat-kamera-maling-pecahkan-kaca-mobil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Uang Mambang Mit Disikat Maling</title>
		<link>https://riaupeople.com/6870/uang-mambang-mit-disikat-maling/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=uang-mambang-mit-disikat-maling</link>
		<comments>https://riaupeople.com/6870/uang-mambang-mit-disikat-maling/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Sep 2013 10:48:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pekanbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://riaupeople.com/?p=6870</guid>
		<description><![CDATA[PEKANBARU – Nasib malang menimpa Calon Wakil Gubernur Riau, HR Mambang Mit. Ditengah konsentrasinya mengikuti ajang Pilgubri, rumah kediamannya malah jadi target maling. Lembaran mata uang dollar yang tersimpan di dalam tas lesap tak berbekas. Akibat kejadian itu, Mambang Mit kemudian membuat pengaduan resmi ke Mapolresta Pekanbaru, Senin (2/9/13). Informasi yang dihimpun menyebutkan, pelaku diperkirakan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>PEKANBARU – Nasib malang menimpa Calon Wakil Gubernur Riau, HR Mambang Mit. Ditengah konsentrasinya mengikuti ajang Pilgubri, rumah kediamannya malah jadi target maling. Lembaran mata uang dollar yang tersimpan di dalam tas lesap tak berbekas. Akibat kejadian itu, Mambang Mit kemudian membuat pengaduan resmi ke Mapolresta Pekanbaru, Senin (2/9/13).</p>
<p>Informasi yang dihimpun menyebutkan, pelaku diperkirakan masuk sekitar pukul 03.00 WIB. Hal ini diperkuat dengan rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pelaku yang turun tunggal. Pelaku yang berdasarkan rekaman terlihat bercelana pendek itu masuk ke halaman rumah kediaman HR Mambang Mit dengan membawa galah panjang yang ujungnya terpasang jarring. &#8221; Ada tas berisikan uang dolar yang digondol maling,&#8221; kata Kasabag Rumah Tangga, Biro Umum, Setda Pempro Riau, Raja Dedy kepada wartawan.</p>
<p>Sementara salah anggota Satpol PP yang bertugas menyebutkan pelaku masuk dari halaman belakang. “ Setahu saya,pelaku masuk dari bagian belakang,&#8221; ujarnya kepada wartawan.(*)</p>
<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.riaupeople.com%2F6870%2Fuang-mambang-mit-disikat-maling%2F" send="true" width="450" show_faces="true" font=""></fb:like>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://riaupeople.com/6870/uang-mambang-mit-disikat-maling/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tipikor Geledah Kantor PDAM Tirta Siak</title>
		<link>https://riaupeople.com/6728/tipikor-geledah-kantor-pdam-tirta-siak/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tipikor-geledah-kantor-pdam-tirta-siak</link>
		<comments>https://riaupeople.com/6728/tipikor-geledah-kantor-pdam-tirta-siak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Jul 2013 09:09:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pekanbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://riaupeople.com/?p=6728</guid>
		<description><![CDATA[PEKANBARU- Kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Siak Pekanbaru yang berlokasi di jalan Jend Sudirman Pekanbaru kembali digeledah Satuan Reskrim Polresta Pekanbaru, Senin (8/7) terkait dugaan korupsi pengandaan pompa air di PDAM Tirta Siak tahun 2011 lalu. Informasi yang dihimpun, penggeledahan dilakukan tujuh orang personil polisi dari Unit V Tipikor Reskrim Polresta Pekanbaru dan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>PEKANBARU- Kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Siak Pekanbaru yang berlokasi di jalan Jend Sudirman Pekanbaru kembali digeledah Satuan Reskrim Polresta Pekanbaru, Senin (8/7) terkait dugaan korupsi pengandaan pompa air di PDAM Tirta Siak tahun 2011 lalu.</p>
<p>Informasi yang dihimpun, penggeledahan dilakukan tujuh orang personil polisi dari Unit V Tipikor Reskrim Polresta Pekanbaru dan membawa berbagai berkas terkait pelaksanaan proyek yang didiga sarat korupsi than 2011.</p>
<p>Plt Dirut PDAM, Edwin yang dikonfirmasi melalui pesawat silulernya, membenarkan telah terjadi penggeledahan di kantornya yang dilakukan oleh tim Reskrim Polresta Pekanbaru. Dalam penggedeladahan tersebut polisi menyita dan membawa beberapa berkas terkait pengadaan pompa tersebut.</p>
<p>Dijelaskan Edwin, sesuai aturan pihaknya telah membuat berita acara dengan pihak kepolisian terhadab berkas-berkas atau dokumen yang mereka sita. “ Penggedeladahan kali ini merupakan yang kedua kali,” terangnya.</p>
<p>Diuraikannya, pihaknya mendukung segala kegiatan penegakan hukum yang dilakukan oleh pihak kepolisian dan kita tidak pernah menghalangi.</p>
<p>Ditanya sejauh mana keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi di tubuh Perusahaan Daerah tersebut, Edwin mengaku selaku Plt.Dirut PDAM Tirta Siak saat ini dirinya sama sekali tidak tahu menahu terhadap kasus tersebut. “ Kasus tersebut terjadi pada tahun 2011 saat PDAM  Tirta Siak Pekanbaru dipimpin oleh Bona Agung,” bebernya. (Jsn)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.riaupeople.com%2F6728%2Ftipikor-geledah-kantor-pdam-tirta-siak%2F" send="true" width="450" show_faces="true" font=""></fb:like>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://riaupeople.com/6728/tipikor-geledah-kantor-pdam-tirta-siak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BNN Geledah Rumah Pemasok Narkoba</title>
		<link>https://riaupeople.com/6703/bnn-geledah-rumah-pemasok-narkoba/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bnn-geledah-rumah-pemasok-narkoba</link>
		<comments>https://riaupeople.com/6703/bnn-geledah-rumah-pemasok-narkoba/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Jul 2013 10:29:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pekanbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://riaupeople.com/?p=6703</guid>
		<description><![CDATA[PEKANBARU &#8211; Badan Narkotika Nasional (BNN) terus mengembangkan kasus kepemilikan ratusan pil ektasi yang melibatkan oknum TNI AU Roesmin Nurjadin Pekanbaru. Hari ini rumah salah satu oknum yang ditangkap yakni Serma BW digelah. Pengeledahan yang melibatkan Polisi Militer (POM) TNU AU Lanud Pekanbaru itu berlangsung tertutup dan dilakukan sekitar pukul 15:00 WIB di rumah yang [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>PEKANBARU &#8211; Badan Narkotika Nasional (BNN) terus mengembangkan kasus kepemilikan ratusan pil ektasi yang melibatkan oknum TNI AU Roesmin Nurjadin Pekanbaru. Hari ini rumah salah satu oknum yang ditangkap yakni Serma BW digelah.</p>
<p>Pengeledahan yang melibatkan Polisi Militer (POM) TNU AU Lanud Pekanbaru itu berlangsung tertutup dan dilakukan sekitar pukul 15:00 WIB di rumah yang beralamat di Jalan Ikhlas Gang Mantri Kecamatan Bukit Raya atau berjarak 150 meter dari Polsek Bukit Raya. Pengeledahan tersebut juga disaksikan warga sekitar. Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak BNN.</p>
<p>Sebelumnya sebagaimana diberitakan riaukita.com diketahui, dua personel TNI ditangkap aparat Badan Narkotika Nasional (BNN). Keduanya tertangkap atas dugaan peredaran narkotika di wilayah Pekanbaru, Riau. Peran mereka tidak main-main, sebagai pemasok narkotika ke beberapa klub malam di Pekanbaru. Diskotik atau klub malam yang menjadi sasaran peredaran mereka adalah XPEC, SPEC, MPEC, dan RPEC. Seluruh tempat hiburan tersebut berada di Pekanbaru Riau.</p>
<p>Dua personel yang dicokok Selasa (2/7/2013) itu adalah Serda RY dan Serma BW alias Er. RY diketahui berdinas di kesatuan Polisi Militer TNI setempat. Dari tangan tersangka tim BNN mengamankan 300 butir ekstasi.</p>
<p>Komandan Pangkalan TNI AU, Roesmin Nurjadin mengakui dua anggotanya terlibat kasus narkoba. Kini keduanya telah ditahan di Mabes TNI AU. &#8221; Kedua oknum tersebut sudah ditahan polisi militer TNI AU di Jakarta,&#8221; kata Danlanud Kol Pnb Andywan saat dihubungi wartawan, Jumat (5/7/2013) di Pekanbaru.</p>
<p>Kol Andyawan menyebutkan, kedua oknum tersebut akan tetap diproses sesuai hukum yang berlaku. &#8221; Kedua tentunya akan menjalani sidang militer. Siapapun oknum yang melanggar hukum, akan tetap diproses,&#8221; tegas Andyawan.(*)</p>
<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.riaupeople.com%2F6703%2Fbnn-geledah-rumah-pemasok-narkoba%2F" send="true" width="450" show_faces="true" font=""></fb:like>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://riaupeople.com/6703/bnn-geledah-rumah-pemasok-narkoba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Puluhan Orang Besuk Gubri di KPK</title>
		<link>https://riaupeople.com/6507/puluhan-orang-besuk-gubri-di-kpk/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=puluhan-orang-besuk-gubri-di-kpk</link>
		<comments>https://riaupeople.com/6507/puluhan-orang-besuk-gubri-di-kpk/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Jun 2013 06:42:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://riaupeople.com/?p=6507</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA &#8211;  Antusiasme masyarakat Riau untuk melihat langsung kondisi Gubernur Riau (Gubri) HM Rusli Zainal sangat tinggi. Buktinya, Senin (17/6), puluhan orang mengantri di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kawasan Kuningan, Jakarta, untuk membesuk orang nomor satu di Bumi Lancang Kuning itu. Nampak antara lain Ketua Umum LAM Riau Tenas Effendi dan Ketua Harian LAM [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><b>JAKARTA &#8211;  </b>Antusiasme masyarakat Riau untuk melihat langsung kondisi Gubernur Riau (Gubri) HM Rusli Zainal sangat tinggi. Buktinya, Senin (17/6), puluhan orang mengantri di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kawasan Kuningan, Jakarta, untuk membesuk orang nomor satu di Bumi Lancang Kuning itu.</p>
<p>Nampak antara lain Ketua Umum LAM Riau Tenas Effendi dan Ketua Harian LAM Al Azhar. Beberapa kepala dinas dan kepala biro di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau serta istri, anak dan mertua Gubri juga nampak ikut mengantri.</p>
<p>KPK sendiri awalnya hanya memberi izin untuk 9 orang pembesuk, yang sudah mendapat persetujuan dari Gubri. Namun, melihat banyaknya orang yang ingin bertemu langsung dengan Gubri, akhirnya pihak KPK memberi toleransi dengan mengizinkan para pembesuk untuk sekedar bertemu dan bersalaman dengan Gubri di ruang pertemuan.</p>
<p>Di akhir jam besuk, nampak juga hadir Wakil Gubernur Riau (Wagubri) HR Mambang Mit didampingi sang istri Hj Maulida. Sayangnya, karena waktu yang sudah mepet, Wagubri tidak berkesempatan bertemu dengan Gubri. Wagubri sendiri berencana untuk kembali datang membesuk Gubri pada Kamis depan (20/6).</p>
<p>Gubri sendiri nampak sehat dan tidak kurang satu apapun. Kepada beberapa staf dari lingkungan Pemerintah Provinsi Riau yang sempat bersalaman, Gubri berpesan agar tetap bekerja dengan baik. Roda pemerintahan di Riau harus tetap berjalan sebagaimana mestinya.</p>
<p>Sekedar informasi, Gubri yang saat ini ditahan di ruang tahanan KPK bisa dibesuk pada Senin dan Kamis pada pukul 10 – 12 WIB siang.(rls)</p>
<p>&nbsp;</p>
<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.riaupeople.com%2F6507%2Fpuluhan-orang-besuk-gubri-di-kpk%2F" send="true" width="450" show_faces="true" font=""></fb:like>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://riaupeople.com/6507/puluhan-orang-besuk-gubri-di-kpk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DH</title>
		<link>https://riaupeople.com/6486/dh/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dh</link>
		<comments>https://riaupeople.com/6486/dh/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Jun 2013 02:01:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pekanbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://riaupeople.com/?p=6486</guid>
		<description><![CDATA[(Pojok Redaksi Harian Riau Pesisir) &#160; ADA berita besar, yang entah tak terpantau atau sengaja tak dipantau kalangan pers di Riau. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Arief Fajar Satria,seperti diberitakan Halloriau.com, Sabtu pekan lalu, mengatakan DH yang diduga sempat melarikan diri  akhirnya berhasil diamankan oleh pihak kepolisian dan sudah ditetapkan sebagai tersangka. DH adalah pemilik [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>(Pojok Redaksi Harian Riau Pesisir)</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>ADA</strong> berita besar, yang entah tak terpantau atau sengaja tak dipantau kalangan pers di Riau. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Arief Fajar Satria,seperti diberitakan Halloriau.com, Sabtu pekan lalu, mengatakan DH yang diduga sempat melarikan diri  akhirnya berhasil<br />
diamankan oleh pihak kepolisian dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.</p>
<p>DH adalah pemilik tempat hiburan malam XP Club Kota Pekanbaru, Jalan Sudirman dan Planet Game Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, yang digrebek petugas dari Mabes Polri, Jakarta, Kamis dinihari pekan lalu. Menurut Kompol Arief, sampai Jumat pekan lalu DH masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Pekanbaru.</p>
<p>Seharusnya kabar ini menjadi surprise bagi warga Pekanbaru maupun Riau. Betapa tidak, sudah menjadi rahasia umum kalau DH merupakan &#8216;cukong&#8217; yang sudah puluhan tahun malang-melintang di Pekanbaru tapi seperti tak bisa tersentuh hukum. Padahal tempat-tempat usahanya, seperti XP Club dan Planet Game, ditengarai sebagai tempat maksiat, sehingga wajar saja jika Mabes Polri melakukan penggerebekan.</p>
<p>Tempat maksiat berupa arena perjudian, pelacuran, tempat mabuk-mabukan minuman keras dan narkoba, tak hanya dikutuk umat dari semua agama. Sarana maksiat ini juga telah banyak membuat sengsara anak, isteri, maupun sebuah keluarga. Itu makanya, bukan hanya agama saja yang menentang adanya praktek maksiat tersebut. Hukum formal juga sudah jelas-jelas mengatur ancaman hukuman bagi pelanggarnya.</p>
<p>Karena itu, kita berharap agar aparat hukum benar-benar serius menangani kasus ini. Jangan lagi terjadi kasus tangkap lepas, sehingga membuat para cukong maksiat tersebut menjadi tak jera-jera melakukan pelanggaran seperti itu. Aparat hukum juga harus menyadari bahwa yang jadi korban bisa saja anggota keluarganya, sahabatnya, tetangganya, ataupun orang tak berdosa lainnya.</p>
<p>Kepada pemuka masyarakat, ulama, kalangan cerdik-pandai, tokoh pemuda, dan unsur lainnya, sangat diharapkan kepeduliannya untuk mengawal langkah-langkah positif yang dilakukan aparat keamanan itu. Jadikanlah penggerebekan yang dilakukan Mabes Polri dan menyeret DH<br />
jadi tersangka itu sebagai momen untuk mencegah kemungkaran di Kawasan Tanah Melayu yang beragama dan identik dengan Islam ini.    Sebuah kota modern tak mesti harus diisi dengan tempat maksiat, apalagi jika tempat maksiat tersebut bertentangan dengan hukum, adat,<br />
norma kesusilaan, dan agama.</p>
<p>Begitu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menempatkan seorang kadernya sebagai wakil walikota Pekanbaru, banyak warga yang berharap hal ini akan menjadi salahsatu jalan untuk mengurangi dan mencegah berdirinya tempat maksiat di Kota Bertuah ini.   Karena itu, sekali lagi ditekankan, inilah momen yang tepat untuk mulai menggalakkan kampanye antimaksiat di Kota Pekanbaru maupun Riau.</p>
<p>Kita juga berharap aparat kepolisian tak hanya hangat-hangat tahi ayam atau punya kepentingan tertentu melakukan penggerebekan tempat maksiat tersebut. Ingat, banyak nyawa yang harus diselamatkan dari praktek maksiat yang lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya itu. (*)</p>
<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.riaupeople.com%2F6486%2Fdh%2F" send="true" width="450" show_faces="true" font=""></fb:like>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://riaupeople.com/6486/dh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
