<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>RiauPeople.com &#187; Rohil</title>
	<atom:link href="/category/rokan-hilir/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://riaupeople.com</link>
	<description>Riau Digital Life : &#34;Berita, Lingkungan, Wisata, Bisnis, Promosi&#34;</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Aug 2012 13:46:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.4.1</generator>
		<item>
		<title>Pulau Jemur Pilihan Berlibur</title>
		<link>https://riaupeople.com/4903/pulau-jemur-pilihan-berlibur/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pulau-jemur-pilihan-berlibur</link>
		<comments>https://riaupeople.com/4903/pulau-jemur-pilihan-berlibur/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2012 06:51:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Rohil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://riaupeople.com/?p=4903</guid>
		<description><![CDATA[PULAU Jemur adalah pulau milik Indonesia yang terletak di Selat Malaka, dekat dengan perbatasan Malaysia. Berada sekitar 72,4 km dari Bagan Siapi-api dan 64,3 km dari Pelabuhan Klang di Malaysia. Pulau yang berada di kecamatan Pasir Limau kapas Kabupaten Rokan Hilir ini satu di antara sembilan pulau lain yang ada di Gugusan Pulau Arwah. Diantaranya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_4904" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="/wp-content/uploads/2012/04/Hamparan-pasir-putih-bak-permadani-alam.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-4904" title="Hamparan pasir putih bak permadani alam" src="/wp-content/uploads/2012/04/Hamparan-pasir-putih-bak-permadani-alam-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Hamparan pasir putih Pulau Jemur.(foto net)</p></div>
<p>PULAU Jemur adalah pulau milik Indonesia yang terletak di Selat Malaka, dekat dengan perbatasan Malaysia. Berada sekitar 72,4 km dari Bagan Siapi-api dan 64,3 km dari Pelabuhan Klang di Malaysia. Pulau yang berada di kecamatan Pasir Limau kapas Kabupaten Rokan Hilir ini satu di antara sembilan pulau lain yang ada di Gugusan Pulau Arwah. Diantaranya Pulau Tekong Emas, pulau tekong Simbang, Pulau Labuhan Bilik, Pulau Tukong Sekajong, Pulau Sarang Elang, Pulau Batu Mandi dan Pulau Kalironggo.</p>
<p>Pulau Jemur, membuat banyak orang tergiur. Potensi pariwisatanya sangat menggoda. Malah negeri jiran Malaysia sempat mengklaim Jemur bagian dari wilayah mereka. Pulau Jemur diklaim sebagai destinasi wisata di Malaysia, tepatnya tujuan wisata di Negeri Selangor. Ini pernah dimuat dalam beberapa laman pariwisata, seperti Travel Journal dan laman Osvaja.net.</p>
<p>Pulau-pulau yang terdapat di Pulau Jemur ini berbentuk lingkaran sehingga bagian tengahnya merupakan laut yang tenang. Pada musim angin barat laut tiba, gelombang di Selat Malaka sangat besar sehingga biasanya nelayan-nelayan yang sedang menangkap ikan disekitar perairan Pulau Jemur ini berlindung di bagian tengah Pulau Jemur yang terdapat air laut yang tenang.</p>
<p>Setelah gelombang laut mengecil atau badai berkurang barulah para nelayan keluar untuk memulai aktivitas menangkap ikan kembali. Pulau Jemur memiliki pemandangan dan panorama alam yang indah, selain itu Pulau Jemur ini amat kaya dengan hasil lautnya, disamping penyu-penyu tersebut naik ke pantai dan bertelur, penyu tersebut menyimpan telurnya di bawah lapisan pasir-pasir pantai, satwa langka ini dapat bertelur 100 sampai 150 butir setiap ekornya.</p>
<p>Perjalanan dari pelabuhan Bagansiapiapi, sebagaimana ditulis pulaujemur.com membutuhkan waktu 2 jam. Dari kepulauan itu terdapat 2 pulau yang agak besar. Di satu pulau didirikan pos pemantau Angkatan Laut Indonesia, sementara di pulau lainnya didirikan pos pelabuhan perikanan Pemda Rokan Hilir. Di sisi pantai pada pulau yang dihuni oleh Angkatan Laut tersebut terdapat beberapa bangunan yang menjadi tempat tinggal para prajurit dan juga sebuah taman menghadap ke laut.</p>
<p>Untuk sampai di Pulau Jemur yang sebagian orang menyebutnya Pak-ku yang dalam dialek Hokkian berarti penyu dari utara itu, bisa menyewa kapal nelayan atau menggunakan jasa penyewaan speedboat dengan kapasitas 60-100 penumpang, tergantung besar kecilnya speedboat. Bagi umat muslim, terdapat bangunan mesjid yang cukup bersih dan nyaman yang bisa dimanfaatkan. Selain itu juga terdapat sebuah taman kecil yang berada persis di pinggiran garis pantai.</p>
<p>Hamparan pasir kuning keemasan membuat pulau ini semakin menakjubkan, ditambah lagi air yang sangat bening. Tidak aneh bila Pulau Jemur ini mendapat julukan Zamrud di Selat melaka. Sementara di pulau yang lainnya, wisatawan akan menemukan pasir putih halus yang memanjakan kaki. Berbeda dengan pantai di Pulau bali, sepanjang garis pantai yang dilintasi terlihat banyak batu karang. Pulau Jemur memiliki pemandangan laut yang cantik dan kaya dengan berbagai ragam ikan, satwa laut, dan terumbu karang.</p>
<p>Selain punya potensi wisata, pulau tersebut juga punya latar belakang sejarah. Selama Perang Dunia II, Jepang membangun pertahanan di pulau tersebut. Sebagai bukti sejarah, di kawasan itu juga terdapat goa bernama goa jepang. Wajar, bagi yang pernah datang berkunjung bakal kembali mengagendakan libur ke Pulau Jemur.(*)</p>
<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.riaupeople.com%2F4903%2Fpulau-jemur-pilihan-berlibur%2F" send="true" width="450" show_faces="true" font=""></fb:like>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://riaupeople.com/4903/pulau-jemur-pilihan-berlibur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Negeri Seribu Kubah Terus Berbenah</title>
		<link>https://riaupeople.com/4731/negeri-seribu-kubah-terus-berbenah/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=negeri-seribu-kubah-terus-berbenah</link>
		<comments>https://riaupeople.com/4731/negeri-seribu-kubah-terus-berbenah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Apr 2012 16:01:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[Rohil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://riaupeople.com/?p=4731</guid>
		<description><![CDATA[ROHIL (riaupeople) &#8211; ROKAN Hilir terus bersolek. Negeri yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Bengkalis itu terus menggeliat. Pembangunan bergerak cepat untuk memenuhi kebutuhan rakyat. Tidak hanya infrastruktur, namun juga membangun Sumber Daya Manusia masyarakatnya. Pembangunan pro rakyat ini merupakan bagian dari komitmen Bupati H Annas Maamun dan Wakil Bupati H Suyatno selama kepemimpinan mereka. Rokan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="/wp-content/uploads/2012/04/advetorial-rohil-1.jpg" alt="" width="348" height="236" />ROHIL (riaupeople) &#8211; ROKAN Hilir terus bersolek. Negeri yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Bengkalis itu terus menggeliat. Pembangunan bergerak cepat untuk memenuhi kebutuhan rakyat. Tidak hanya infrastruktur, namun juga membangun Sumber Daya Manusia masyarakatnya. Pembangunan pro rakyat ini merupakan bagian dari komitmen Bupati H Annas Maamun dan Wakil Bupati H Suyatno selama kepemimpinan mereka. Rokan Hilir, Negeri Seribu Kubah terus berbenah.</p>
<p>Bupati Rokan Hilir, H Annas Maamun saat disambangi ke kediamannya mengaku memiliki tanggungjawab yang besar untuk memajukan daerahnya. Apalagi, Rokan Hilir merupakan kampung halamannya sendiri. Amanah yang disandangnya sebagai bupati akan dibayar dengan pengabdian setulus hati. “ Rokan Hilir ini kampung halaman saya. Apapun akan saya lakukan agar Rokan Hilir dipandang dan diperhitungkan. Kadang kebijakan pusat terpaksa harus saya tantang,” ujar H Annas Maamun yang pernah menolak penerimaan CPNS karena pusat ngotot mesti lulusan sarjana.</p>
<p>Melihat Rokan Hilir hari ini sangat jauh berbeda dengan kondisi sebelumnya. Pemerintah secara aktif membangun infrastruktur jalan untuk memutus keterisoliran. Jalan desa hingga ceruk kampung tidak luput dari perhatian. Malah, jalan dua jalur dibangun di setiap kecamatan.</p>
<p>Tidak hanya itu, kawasan perkantoran di Batu Anam berdiri dengan megah. Infrastruktur lainnya, baik untuk pendidikan maupun kesehatan juga digesa. Kini di setiap kecamatan dibangun fasilitas rawat inap. Hal itu guna memberikan layanan kesehatan maksimal bagi masyarakat. Pemkab Rohil sangat menyadari pentingnya kesehatan dalam proses pembangunan.</p>
<p>Sedangkan untuk peningkatan kualitas pendidikan, Pemkab Rohil terus membenahi infrastruktur maupun sarana prasarana pendukung. Gedung sekolah, kualitas tenaga pendidik, kebutuhan siswa menjadi perhatian utama. H Annas Maamun juga mendata anak-anak Rohil yang berada di luar daerah. Mulai tingkat tamatan SMA hingga lulusan sarjana. “ Mereka itu aset bagi daerah, ditangan mereka nasib Rokan Hilir kedepannya. Untuk lebih meningkatkan kualitas SDM masyarakat kita, saya juga memperjuangkan bagaimana agar IPDN ada disini. Alhamdulillah perjuangan bersama ini bisa kita wujudkan,” ujar H Annas Maamun dengan muka berbinar.</p>
<p>Faktor lain yang juga tidak luput dari perhatian Pemkab Rohil yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya melalui dukungan pembinaan maupun anggaran yang bersumber dari APBD Rokan Hilir. Peternakan, perikanan dan perkebunan menjadi skala prioritas selain sejumlah aspek penunjang peningkatan perekonomian lainnya. Melalui program itu, pemerintah bertekad untuk menggesa penurunan angka kemiskinan. “ Kalau ekonomi bagus, kemiskinan bisa kita kurangi. Sekarang secara bertahap kita sudah menuju ke arah itu,” sebut H Annas Maamun.</p>
<p>Beragam pujian terhadap pesatnya pembangunan Rokan Hilir sudah kerap dilontarkan banyak tokoh maupun pihak yang ada di Riau. Hal serupa juga dilontarkan Ketua PWI Cabang Riau, H Dheni Kurnia yang menyebutkan selama kepemimpinan H Annas Maamun dan Suyatno mampu menyulap daerah rawa-rawa menjadi kota baru. “ Keberhasilan ini juga dirasakan oleh masyarakat, buktinya tadi saat jalan santai kita melihat bagaimana dekatnya pak Annas dengan rakyatnya,” ujar H Dheni Kurnia.</p>
<p>Sedangkan Ketua Pusat, H Margiono saat malam resepsi peringatan HPN Riau di Bagan Siapi-api juga tidak tanggung-tanggung memberikan pujian. Margiono malah sampai mengibaratkan sosok H Annas Maamun sebagai naga atau dewa. “ Bagi orang tionghoa, kalau dilaut itu ada naga dan digunung tinggi itu ada dewa. Di Rokan Hilir ini juga punya naga dan dewa yakni pemimpin negerinya bapak H Annas Maamun,” ujar H Margiono.</p>
<p>Margiono mengatakan, dirinya menaruh hormat atas keberanian Bupati H Annas Maamun dalam membela kepentingan daerah dan masyarakatnya. Tidak banyak kepala daerah yang memiliki sikap seperti itu. Kepedulian yang sangat tinggi untuk kepentingan masyarakat itu pantas untuk diberi apresiasi “ Bapak Annas salah satu dari sekian pemimpin yang bisa dijadikan sebagai teladan. Beliau tidak ragu mengambil keputusan yang dianggap benar dan itu menyangkut kepentingan masyarakatnya,” ujar H Margiono.</p>
<p>Jauh hari sebelumnya, pujian terhadap pesatnya pembangunan Rokan Hilir juga datang dari H Dahlan Iskan yang saat ini menjabat sebagai Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara.</p>
<p>Saat berkunjung ke Rokan Hilir sewaktu menjabat sebagai Dirut PLN, Dahlan Iskan melalui blognya secara terbuka mengaku benar-benar dibuat terkejut oleh perkembangan kota tua ini. Bagan Siapi-api ditulisnya ternyata lagi membangun diri secara besar-besaran. Bupati Dumai H Annas Maamun, yang meski sudah berumur 74 tahun terpilih kembali, kini sedang membenahi kota lama sekaligus membangun kota baru. Hampir semua gedung dinas, kejaksaan, dan pengadilan sudah jadi.</p>
<p>Demikian juga, tiga gedung museumnya sudah berwujud: museum Tionghoa, museum Melayu, dan museum ikan. “ Sangat mengesankan. Baru kali inilah saya melihat ada kota baru yang dibuat di Indonesia dengan karakter yang kuat. Saya sudah sering melihat kota baru seperti ini di Tiongkok atau Malaysia, tapi baru di Bagan Siapi-api ini saya menemukannya dilakukan di Indonesia. Di Jawa, tentu sudah banyak kota baru yang berkarakter. Tapi semuanya dibangun swasta. Seperti Citraland di Surabaya, BSD di Jakarta, Karawaci di Tangerang dan seterusnya. Tapi yang di Bagan Siapi-api ini yang membangun adalah pemerintah. Pemerintah daerah. Kabupaten kecil pula,” tulis Dahlan Iskan.</p>
<p>Menurut Dahlan Iskan, Kabupaten Rokan Hilir punya ambisi besar untuk tidak kalah dengan kota-kota kecil di depan sana. Maksudnya kota-kota kecil di Malaysia yang jaraknya hanya 1,5 jam naik speedboat dari Bagan Siapi-api. Kota pantai Port Dickson di Malaysia, misalnya, adalah tetangga terdekat Bagan Siapi-api. “ Di samping membangun kota baru bupati Maanan juga sedang membangun dua jembatan besar. Panjang totalnya hampir 1,5 km! Rasanya seperti mustahil sebuah kabupaten yang namanya jarang disebut di level nasional bisa mempunyai ide dan mampu membangun jembatan sebesar ini. Arsitekturnya sangat modern pula. Malam itu juga saya minta diantar untuk melihat proyek jembatan itu,” ujar Dahlan melalui tulisannya.</p>
<p>Begitu jembatan selesai, bupati tua tapi sangat gesit ini sebagaimana ditulis Dahlan akan langsung membangun lapangan terbang. Lokasinya di kecamatan Kubu, kira-kira 3 km dari ujung jembatan. Tanahnya sudah disiapkan dan ijin-ijin ke pusat sudah diurus. Tanpa bandara, tidak akan ada orang yang mau datang ke Ba Yen, sebutan Bagan Siapi-api dalam bahasa Mandarin. Mana ada orang yang mau jalan darat selama 7 jam dari Pekanbaru ke kota ini. “ Melihat semangat bupati (Annas Maamun,red) yang begitu menggebu-gebu dalam membangun negeri saya pun malu. Listrik harus segera baik di sini,” sebut Dahlan yang masa itu menjabat sebagai Dirut PLN.(fai)</p>
<p><a target="_blank" href="http://1.bp.blogspot.com/-QeQ1aVx3DZM/T35u8_yndGI/AAAAAAAADvA/LBDkz8ldkeY/s1600/hpn+malam+resepsi2.JPG" target="_blank"><br />
</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.riaupeople.com%2F4731%2Fnegeri-seribu-kubah-terus-berbenah%2F" send="true" width="450" show_faces="true" font=""></fb:like>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://riaupeople.com/4731/negeri-seribu-kubah-terus-berbenah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Narkoba Senilai Rp40 M Masuk Melalui Bagan Siapi-api</title>
		<link>https://riaupeople.com/2439/narkoba-senilai-rp40-m-masuk-melalui-bagan-siapi-api/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=narkoba-senilai-rp40-m-masuk-melalui-bagan-siapi-api</link>
		<comments>https://riaupeople.com/2439/narkoba-senilai-rp40-m-masuk-melalui-bagan-siapi-api/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2011 17:07:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Rohil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://riaupeople.com/?p=2439</guid>
		<description><![CDATA[&#8221; Jalurnya ini dari Malaysia ke Indonesia melalui Bagan Siapiapi lewat jalur laut. Terus dari Bagan Siapiapi diteruskan ke Jakarta. Tujuan utama pengedaran ekstasi ini di Jakarta,&#8221; Brigjen Pol Untung Yoga Ana Karo Penum Mabes Polri JAKARTA (riaupeople) &#8211; Polisi berhasil menangkap ANB, warga Tangerang, Banten, yang diduga sebagai pengedar ekstasi. Selain menangkap pelaku, barang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>&#8221; Jalurnya ini dari Malaysia ke Indonesia melalui Bagan Siapiapi lewat jalur laut. Terus dari Bagan Siapiapi diteruskan ke Jakarta. Tujuan utama pengedaran ekstasi ini di Jakarta,&#8221;</p>
<p><strong>Brigjen Pol Untung Yoga Ana</strong><br />
Karo Penum Mabes Polri</p>
<p></em>JAKARTA (riaupeople) &#8211; Polisi berhasil menangkap ANB, warga Tangerang, Banten, yang diduga sebagai pengedar ekstasi. Selain menangkap pelaku, barang bukti 117 ribu butir ekstasi senilai Rp 40 miliar berhasil diamankan. &#8221; ANB ditangkap pada hari Rabu di Cengkareng tanggal 19 Oktober 2011. Ada ekstasi sebanyak 117 ribu butir yang dikemas dalam plastik dan dimasukkan ke kotak kardus yang berisi udang kering,&#8221; kata Karo Penum Mabes Polri Brigjen Pol Untung Yoga Ana di Direktorat IV Narkoba Mabes Polri, Jl MT Haryono, Jakarta, Jumat (21/10/2011).</p>
<p>Yoga sebagaimana diberitakan detik.com memaparkan, peredaran ekstasi ini melalui jalur Malaysia, masuk ke Indonesia melalui jalur laut di Bagan Siapiapi, Riau. &#8221; Jalurnya ini dari Malaysia ke Indonesia melalui Bagan Siapiapi lewat jalur laut. Terus dari Bagan Siapiapi diteruskan ke Jakarta. Tujuan utama pengedaran ekstasi ini di Jakarta,&#8221; papar Yoga.</p>
<p>Adapun jenis ekstasi senilai Rp 40 miliar ini, lanjut Yoga berkualitas baik. Saat ini proses penyelidikan masih terus dilakukan. Diperkirakan masih banyak lagi anggota jaringan yang belum tertangkap. &#8221; Ekstasinya kualitas baik. Diperkirakan dirupiahkan sekitar Rp 40 miliar. kita masih terus kembangkan kasusnya,&#8221; imbuhnya.(fai)</p>
<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.riaupeople.com%2F2439%2Fnarkoba-senilai-rp40-m-masuk-melalui-bagan-siapi-api%2F" send="true" width="450" show_faces="true" font=""></fb:like>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://riaupeople.com/2439/narkoba-senilai-rp40-m-masuk-melalui-bagan-siapi-api/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>9 Kapal Pukat Harimau Asal Sumut Diamankan</title>
		<link>https://riaupeople.com/2237/9-kapal-pukat-harimau-asal-sumut-diamankan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=9-kapal-pukat-harimau-asal-sumut-diamankan</link>
		<comments>https://riaupeople.com/2237/9-kapal-pukat-harimau-asal-sumut-diamankan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Oct 2011 10:14:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Suhadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rohil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://riaupeople.com/?p=2237</guid>
		<description><![CDATA[BAGANSIAPIAPI (RPO) - Setelah mengamankan sembilan kapal asal Sungai Berombang dan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara berikut nakhodanya yang kini telah dititipkan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Kabupaten Rokan Hilir di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Bagansiapiapi sejak beberapa waktu lalu. Akhirnya pihaknya kembali mengamankan sedikitnya sembilan kapal trwal mini (pukat harimau kecil, red) di Pelabuhan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BAGANSIAPIAPI (RPO) </strong>- Setelah mengamankan sembilan kapal asal Sungai Berombang dan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara berikut nakhodanya yang kini telah dititipkan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Kabupaten Rokan Hilir di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Bagansiapiapi sejak beberapa waktu lalu. Akhirnya pihaknya kembali mengamankan sedikitnya sembilan kapal trwal mini (pukat harimau kecil, red) di Pelabuhan Baru, Bagansiapiapi dan saat ini terus mendapat penjagaan ketat oleh petugas.</p>
<p>Hal ini dilakukan guna pengaman barang bukti (BB) dan memudahkan petugas untuk menggali lebih dalam pemeriksaan yang telah dilakukan secara intensif. Meski belum dapat dibeberakan secara keseluruhan hasil Pengembangan Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) dari para tersangka diantaranya, Sopian (25) warga Sungai Berombang, Icam (49) warga Sungai Berombang, Nirwan (31) Sungai Berombang, Haris (35) warga Tj  Balai Asahan, Aritonang (22) warga Sungai Berombang, Khoirun Bugis (37) Tj Balai Asahan, Hendri (24) Sungai berombang, Ije (23) dan Sungai Berombang.</p>
<p>“Diskanlut Rohil saat ini tengah mempersiapkan berkas pemeriksaan bersama Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Rohil untuk diteruskan ke pengadilan negeri bersama para tersangka. Tindakan tegas ini dilakukan guna mewujudkan pengamanan di perairan Rohil yang kian marak terjadinya praktik illegal fishing yang dilakukan nelayan asal luar Kabupaten Rohil,” ungkap Kadiskanlut Rohil, Amrizal sebagaimana dilansir halloriau.com, Rabu (12/10/2011) di Bagansiapiapi.</p>
<p>&#8221;Berkas acara pemerikasaan terus kita upayakan untuk dilengkapi. Hal ini untuk selanjutnya bakal dilimpahkan ke pengadilan guna memberikan efek jerah bagi para pelaku yang pada umumnya bukan warga Rohil. Sebab, praktik illegal fishing belakang kian marak di perairan Rohil,&#8221; tegas Amrizal.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, sembilan tersangka kini sudah di titipkan di LP Bagansiapiapi tersebut tertangkap tangan petugas saat mencuri ikan dengan menggunakan pukat harimau mini di perairan Kecamatan Sinaboi. Sedangkan, kapal berikut fiber glass yang berisikan berbagai jenis ikan diamankan di Pelabuhan Baru, Bagansiapiapi.</p>
<p>Atas tindakan para pelaku, dikatakan Amrizal, para tersangka bisa dijerat melanggar pasal 9 ayat 1 UU Perikanan Nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan UU nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan. &#8221;Para  tersangka bisa dijerat dengan hukuman maksimal 1 tahun penjara dan denda Rp500 juta,&#8221; pungkasnya.***(had/hrc)</p>
<p>&nbsp;</p>
<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.riaupeople.com%2F2237%2F9-kapal-pukat-harimau-asal-sumut-diamankan%2F" send="true" width="450" show_faces="true" font=""></fb:like>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://riaupeople.com/2237/9-kapal-pukat-harimau-asal-sumut-diamankan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kadis PU Rohil dan Kontraktor Mangkir dari Pemeriksaan Kajati Riau</title>
		<link>https://riaupeople.com/1908/kadis-pu-rohil-dan-kontraktor-mangkir-dari-pemeriksaan-kajati-riau/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kadis-pu-rohil-dan-kontraktor-mangkir-dari-pemeriksaan-kajati-riau</link>
		<comments>https://riaupeople.com/1908/kadis-pu-rohil-dan-kontraktor-mangkir-dari-pemeriksaan-kajati-riau/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Oct 2011 10:49:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Suhadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rohil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://riaupeople.com/?p=1908</guid>
		<description><![CDATA[*Proyek Fiktif Rp23,5 Miliar PEKANBARU – Terkait dugaan proyek fiktis di jalan Lancing Kuning dan jalan Simpang Tugu, sebesar Rp23,5 Milir dari APBD TA 2010 Kabupaten Rokan Hilir, terus mendapat pengusutan oleh pihak Kejaksaan Tinggi Riau kepada Kadis PU Ibus Kasri dan dua kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut. Namun dalam pengusutan yang dijadwalkan, Jumat (30/9) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>*Proyek Fiktif Rp23,5 Miliar</strong></p>
<p><strong>PEKANBARU –</strong> Terkait dugaan proyek fiktis di jalan Lancing Kuning dan jalan Simpang Tugu, sebesar Rp23,5 Milir dari APBD TA 2010 Kabupaten Rokan Hilir, terus mendapat pengusutan oleh pihak Kejaksaan Tinggi Riau kepada Kadis PU Ibus Kasri dan dua kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut.</p>
<p>Namun dalam pengusutan yang dijadwalkan, Jumat (30/9) kemarin Kadis PU Rohil Ibus Kasri dan dua kontraktor tak menghadiri dalam pemeriksaan yang sudah diagedakan oleh Kajati Riau tersebut.</p>
<p>Sebagaimana informasi seperti yang dilansir inilah.com, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis) PU Rokan Hilir, Ibus Kasri, dan dua kontraktor masing-masing Direktur PT Salim Brothers dan Direktur PT Usaha Kita Abadi, seharusnya diperiksa di Kejati Riau, Jumat (30/9) kemarin. Namun ke tiganya mangkir dari panggilan Kejati Riau, tanpa alasan yang jelas.</p>
<p>Kadis PU Rohil Ibus Kasri seharusnya diperiksa jaksa Farid Gunawan, SH dan Kasipenkum Andri Ridwan, SH, sedangkan Direktur PT Usaha Kita Abadi seharusnya diperiksa Kasi Ekonomi dan Moneter (Ekmon) Eko TJahyono, SH dan Direktur PT Salim Brothers diperiksa oleh Amrizal Tahar SH.</p>
<p>Kasipenkum dan Humas Kejati Riau, Andri Ridwan SH, MH, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya pemanggilan tersebut. &#8220;Memang benar kita ada melayangkan surat panggilan, tetapi mereka tidak hadir,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Karena tak hadir menurut Andri pihaknya akan kembali melayangkan surat panggilan untuk ke dua kalinya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kejati Riau telah melakukan pemeriksaan terhadap pejabat Tekhnis Kegiatan (PPTK) Welly Zukkiar ST dan Khaidir selaku ketua panitia lelang proyek pengaspalan Jalan lancang kuning, Kamis (29/9).</p>
<p>Selain itu juga telah diperiksa PPTK proyek Simpang Tugu, Syariful. Namun tidak satupun dari mereka yang diperiksa tersebut yang membawa dokumen ke Kejati Riau. Informasi yang diperoleh lagi, bahwa proyek pengaspalan jalan Lancang Kuning yang dikerjakan PT Usaha Kita Abadi tersebut, seharusnya dikerjakan 2 jalur. Kenyataannya, proyek tidak dikerjakan 2 jalur.***(had)</p>
<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.riaupeople.com%2F1908%2Fkadis-pu-rohil-dan-kontraktor-mangkir-dari-pemeriksaan-kajati-riau%2F" send="true" width="450" show_faces="true" font=""></fb:like>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://riaupeople.com/1908/kadis-pu-rohil-dan-kontraktor-mangkir-dari-pemeriksaan-kajati-riau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Disdik Rohil Sunat Dana BOS</title>
		<link>https://riaupeople.com/1864/disdik-rohil-sunat-dana-bos/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=disdik-rohil-sunat-dana-bos</link>
		<comments>https://riaupeople.com/1864/disdik-rohil-sunat-dana-bos/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Sep 2011 13:43:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Suhadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rohil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://riaupeople.com/?p=1864</guid>
		<description><![CDATA[ROKAN HILIR - Penyaluran dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) oleh Pemerintah Pusat ke Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dengan jumlah sebanyak 444 sekolah tingkat SD dan SMP yang bervariasi nilainya ternyata menimbulkan pro dan kontra. Pasalnya, setiap sekolah yang menerima bantuan dana BOS tersebut harus dipotong sebesar Rp300 ribu hingga Rp400 ribu oleh Dinas Pendidikan (Disdik) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a class="highslide" href="/wp-content/uploads/2011/09/8254-korupsi-dana-bos.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1866" src="/wp-content/uploads/2011/09/8254-korupsi-dana-bos.jpg" alt="" width="250" height="180" /></a>ROKAN HILIR -</strong> Penyaluran dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) oleh Pemerintah Pusat ke Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dengan jumlah sebanyak 444 sekolah tingkat SD dan SMP yang bervariasi nilainya ternyata menimbulkan pro dan kontra. Pasalnya, setiap sekolah yang menerima bantuan dana BOS tersebut harus dipotong sebesar Rp300 ribu hingga Rp400 ribu oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Rohil dengan alasan uang terima kasih.</p>
<p>Bahkan, menurut sumber yang dipercaya. Pemotongan itu diberlakukan tanpa terkecuali atas sepengetahuan Kepala Disdik Rohil, Azhar A SE setelah pihak Kas Daerah (Kasda) menyalurkan dana tersebut ke rekening setiap sekolah. Tentunya &#8221;mau tidak mau&#8221; seluruh Kepala Sekolah yang menjadi penanggungjawab penerima dana BOS tersebut harus tunduk karena pungutan itu mengatasnamakan Kadisdik dari si pemungut.</p>
<p>Sebagaimana yang dilansir halloriau.com, dana yang mereka terima hanya digunakan membiayai kegiatan yang diselengarakan oleh Disdik Rohil. Informasi yang dirangkum, dari sejumlah Kepsek menyebutkan, Kadisdik Rohil, Azhar SE terlibat langsung pungutan liar itu. &#8221;Saya kan Kepsek di Kecamatan Bagan Sinembah yang juga penerima bantuan dana BOS. Memang, ketika uang telah ditransfer ke rekening. Begitu kita ambil, mau tidak mau kita harus setor minimal Rp300 ribu. Bahkan, teman saya ada yang nyetor ke Disdik Rp400 ribu,&#8221; ujar Kepsek ini yang tidak mau disebutkan dengan jelas identitasnya.</p>
<p>Hal yang sama juga dialami Kepsek yang bertugas di Kecamatan Pasir Limau Kapas. Meski dirinya mengatakan kalau pungutan itu memang tidak diberikan kepada Kadisdik secara langsung. Namun, ia dan puluhan rekan lainnya ketika dikonfirmasi Halloriau.com, belum lama ini di Bagansiapiapi, meyakini kalau oknum yang mengumpulkan pungutan tersebut dipastikan oleh mereka atas dasar arahan dari Kadisdik. &#8221;Tidak mungkin Pak Kadisdik tak mengetahui hal ini. Justru, menurut kami Kadisdiklah yang mengkondisikan hal ini,&#8221; kata Kepsek berinisial D bersama puluhan Kepsek lainnya.</p>
<p>Ditambahkan mereka, dirinya beserta sejumlah Kepsek lain yang juga tidak setuju dengan adanya pemotongan dana BOS sebesar Rp300 hingga Rp400 ribu per sekolah tersebut pernah mengajukan keberatan. Namun pihak Disdik tetap bersikukuh dengan alasan berbagai cara. Akhirnya karena tidak punya kekuatan, para Kepsek yang menolak ini pun tak bisa berbuat selain mengurut dada.</p>
<p>Sementara itu, Manager BOS Disdik Rohil, Sunaryo yang coba dikonfirmasi terkesan tak menampik hal tersebut benar adanya. Namun, dirinya mengelak kalau pihaknya telah melakukan pungutan. &#8221;Informasi ini memang pernah kita terima. Namun, saya tidak setuju kalau itu disebut pungutan. Karena, yang memberikan uang itu Kepsek tiap sekolah sebagai bentuk terima kasih. Tetapi, saya telah tekankan kepada bawahan saya agar tidak memaksa pihak Kepsek untuk memberikan uang dari dana BOS yang telah cair,&#8221; katanya beberapa waktu lalu sebelum kasus ini mencuat.</p>
<p>Disingung mengenai keterlibatan Kadisdik. Sunaryo terkesan mengelak untuk membeberkan persoalan ini. &#8221;Saya tidak tahu soal itu. Yang saya tahu dan saya tekankan kepada orang-orang di Disdik agar tidak memaksa setiap Kepsek yang menerima dana BOS untuk memberikan ucapan terima kasih dengan uang pemberian,&#8221; kilahnya.***(had)</p>
<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.riaupeople.com%2F1864%2Fdisdik-rohil-sunat-dana-bos%2F" send="true" width="450" show_faces="true" font=""></fb:like>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://riaupeople.com/1864/disdik-rohil-sunat-dana-bos/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Polisi Rohil Temukan 40 Hektare Ladang Ganja di Kebun Sawit</title>
		<link>https://riaupeople.com/1014/polisi-rohil-temukan-40-hektare-ladang-ganja-di-kebun-sawit/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=polisi-rohil-temukan-40-hektare-ladang-ganja-di-kebun-sawit</link>
		<comments>https://riaupeople.com/1014/polisi-rohil-temukan-40-hektare-ladang-ganja-di-kebun-sawit/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Sep 2011 13:35:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Suhadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Rohil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://riaupeople.com/?p=1014</guid>
		<description><![CDATA[ROKAN HILIR  &#8211; Aparat Kepolisian Rokan Hilir (Rohil) berhasil mengungkapkan 40 hektare ladang ganja yang berada di sela-sela kebun kelapa sawit milik Kosgoro Siahaan. Diduga, pohon ganja yang jumlahnya 94 batang itu sengaja ditanam Sulung Andar Simaremare (61) warga asal Kelurahan Perbaungan, Kecamatan Aek Nabara, Sumatera Utara (Sumut) dan sehari-hari berprofesi sebagai tani. Kadispen Polda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ROKAN HILIR</strong>  &#8211; Aparat Kepolisian Rokan Hilir (Rohil) berhasil mengungkapkan 40 hektare ladang ganja yang berada di sela-sela kebun kelapa sawit milik Kosgoro Siahaan. Diduga, pohon ganja yang jumlahnya 94 batang itu sengaja ditanam Sulung Andar Simaremare (61) warga asal Kelurahan Perbaungan, Kecamatan Aek Nabara, Sumatera Utara (Sumut) dan sehari-hari berprofesi sebagai tani.</p>
<p>Kadispen Polda Riau, AKBP S Pandiangan kepada wartawan, Jumat (9/9/11), membenarkan adanya temuan ladang ganja berjumlah kurang lebih 40 hektare di sela-sela kebun sawit yang berada di Kabupaten Rokan Hilir tersebut. “Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan kepada Kosgoro dan Sulung Andar Simaremare, selaku orang yang telibat dalam kasus ini,” beberanya seperti dilansir riauterkini.com.</p>
<p>Dikatakan dia, penemuan lading ganja ini pada hari Rabu (7/9/11) kemarin oleh jajaran Polres Rohil di Dusun Benuang, Kepenghuluan Teluk Nilap, Kecamatan Kubu. Menurut Pandiangan, diduga ladang ganja ini sengaja ditanam oleh buruh tani yang menggarap lahan tersebut. Saat ini, aparat Polres Rohil telah turun ke lokasi guna penyelidikan lebih lanjut.</p>
<p>Dari peninjauan ke lapangan polisi menemukan sebanyak 8 batang pohon ganja sekira umur 1 bulan, 33 batang (usia 2 bulan), 22 batang (4 bulan), 19 batang (5 bulan) dan 12 batang berumur 6 bulan. &#8220;Saat ini pelaku (penanam pohon ganja) bersama barang bukti telah diamankan di Polres Rohil guna pengusutan lebih lanjut,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Jika dalam pengusutan nanti, pelaku terbukti dengan sengaja menanam pohon ganja itu, tersangka dapat dikenakan pasal 111 Subs 127 Undang-undang nomor 35 tahun 2009, tentang menanam dalam bentuk tanaman, memelihara, memiliki dan menguasai narkotika golongan satu dalam bentuk tanaman dengan ancaman hukuman 4 sampai 12 tahun penjara atau denda dari Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar.***(rtc/adi)</p>
<p><span style="font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"><span style="color: black; font-size: x-small;"><br />
</span></span></p>
<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.riaupeople.com%2F1014%2Fpolisi-rohil-temukan-40-hektare-ladang-ganja-di-kebun-sawit%2F" send="true" width="450" show_faces="true" font=""></fb:like>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://riaupeople.com/1014/polisi-rohil-temukan-40-hektare-ladang-ganja-di-kebun-sawit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
