*Hadiri Forum Silaturahmi Pemimpin Media
DUMAI – Ditengah masih banyaknya janji saat kampanye Pilkada Dumai 2010 lalu yang belum terealisasi, Wakil Walikota Dumai Agus Widayat jelang Pilkada 2015 kembali umbar janji. Kali ini, Agus Widayat mengatakan jika menjadi Walikota Dumai akan mendukung pembentukan Propinsi Riau Pesisir. “ Kalau saya jadi Walikota Dumai, Propinsi Riau Pesisir menjadi tanggungjawab saya,” ujar Agus Widayat akhir pekan kemarin saat menghadiri Forum Silaturrahmi Pemimpin Media di Hotel Grand Zuri Kota Dumai.
Hadir dalam kegiatan itu yakni, Kapolres Dumai AKBP Yudi Kurniawan, Penggagas Propinsi Riau Pesisir Ahmad Joni Marzainur, mantan Ketua DPRD Dumai Zainal Effendi, CEO Harian Riau Pesisir Ahmad Maritulius, Ketua PWI Dumai Syafrizal Jambak dan para pemimpin media yang berada di Rokan Hilir, Siak, Bengkalis dan Dumai sebagai tuan rumah.
Forum memberikan apresiasi terhadap janji yang dilontarkan Agus Widayat yang kini disapa dengan panggilan Aguswi ini. Hanya saja sebagian juga ada yang meragukan komitmennya. Apalagi dukungan yang diberikan bersyarat, yakni jika jadi walikota. “ Semestinya tidak perlu harus pakai mahar kursi walikota segala. Kalau punya niat langsung saja berbuat. Tidak usahlah menebar janji hingga ke dalam forum ini,” ujar salah seorang pemimpin media.
Agus Widayat tebar janji sebenarnya bukan baru kali ini. Salah satunya terkait pasokan bungkil untuk membantu pakan ternak. Janji yang dilontarkan sejak pertengahan tahun 2012 lalu, hingga kini belum juga terealisasi. “ Bungkil merupakan pakan ternak yang penuh gizi dan baik untuk dikonsumsi hewan ternak sapi, kambing dan ikan. Akhirnya berkat kerja keras bersama, pihak perusahaan bersedia membantu bungkil bagi peternak kita. Program CSR perusahaan CPO itu akan dilaksanakan mulai 2013,” kata Agus Widayat, Rabu (6/6/12) silam.
Sayangnya, janji tinggal janji. Hingga jelang penghujung 2014, janji tak juga terbukti. Kabid Ternak Disnakkanla Kota Dumai saat dihubungi membenarkan belum terealisasinya bantuan bungkil untuk pakan ternak. “ Sampai sekarang belum berhasil pak, petani kita belum ada yang mendapat bungkil dari perusahaan “ ujar Simanjuntak.
Bantuan pakan ternak itu rencananya akan dibagikan kepada 68 kelompok ternak yang tersebar di seluruh wilayah Kota Dumai. Dengan bantuan ini, peternak bisa menghemat biaya pakan sebesar Rp895 per kilogram bungkil sawit. “ Sementara untuk kebutuhan rata-rata bungkil sawit di peternak lokal, diperkirakan sebanyak 28 ton per hari,” ujar Kadisnakkanla Dumai, H Syafrizal beberapa waktu lalu.(ehc)