SIAK – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Kanjeng Raden Temenggung Roy Suryo Noto Diprojo menilai event Tour De Siak yang digelar oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Siak, yang kini sudah masuk tahun ke dua, dinilai sangat bagus dan lebih hebat dari Tour De Singkarak Provinsi Sumatra Barat. “ Saya menilai Tour De Siak lebih hebat dari Tour De Singkarak,” ujar Roy Suryo saat membuka Tour De Siak ke II yang berlangsung di lapangan sepak bola Istana Siak, Rabu (17/9) malam.
Dipaparkan Menpora, dirinya minta maaf pada masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Siak atas ketidak hadirannya pada event Tour De Siak pertama. “ Ini untuk menebus kesalahan yang lalu. Kalau dipenghujung jabatan ini saya tidak hadir untuk memenuhi undangan Bupati Siak, berdosa sekali rasanya saya. Karena itu, saya usahakan untuk hadir pada acara pembukaan Tour De Siak ke dua ini. Mudah-mudahan apa yang menjadi hajat dan harapan tuan rumah bisa sukses dalam penyelenggaran Tour De Siak ke II ini,” ujarnya.
Di akui Menpora, untuk acara event Tour De Siak ke II ini memang sangat luar biasa, dan dirinya sangat kagum melihat kondisi yang ada. Apalagi jarang sekali pada pembukaan event seperti ini dihadiri tokoh-tokoh penting dari Pemerintah Pusat. “ Tapi pada Event Tour De Siak ke II ini, selain dihadiri oleh Menpora, juga hadir dua tokoh penting pengurus besar olahraga pusat, yaitu Ketua Pengurus Besar Ikatan Sepeda Indonesia (PB ISI) Edmon Simonangkir dan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tono Suratman. Termasuk juga Wakil Gubernur Riau Arsyajuliandi Rahman, dan beberapa Kepala Daerah yang ada di Provinsi Riau, hal ini sangat luar biasa,”ujar Menpora penuh bangga.
Menurut Menpora, berhasilnya Pemerintah Kabupaten Siak menyelenggarakan Tour De Siak ini tentunya tidak terlepas dari kemasannya yang sangat apik, sehingga para atlit berantusias untuk datang ke Kabupaten Siak guna mengikuti lomba Tour De Siak. “ Apalagi infrastruktur jalan yang dilewati oleh pembalap semuanya terbilang bagus, licin dan tidak ada lobangnya, sehingga para pembalap terasa nyaman saat berlomba,” ujarnya.
Acara pembukaan ditandai dengan petikan gambus dan pemukulan marwas. Sejumlah pejabat penting dari Pemerintah Pusat yaitu Menpora, Sekretaris Menpora, Ketua KONI, PB ISI, Wakil Gubernur Riau, Bupati Siak, Wakil Bupati Siak serta sejumlah pejabat penting dari Provinsi Riau dan Kabupaten Siak melakukan pemetingan gambus dan marwas yang merupakan salah satu ciri khas budaya melayu.(adi)