MERANTI - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menganggarkan dana Rp5 Milyar untuk pembangunan akses jalan antara Kampung Balak menuju Desa Mengkikip. Ditargetkan pembangunan jalan ini selesai pada akhir tahun ini. Dengan adanya akses jalan ini perekonomian masyarakat desa Mengkikip bisa tumbuh lebih baik lagi.
Demikian diungkapkan Bupati Kepulauan Meranti, Drs. Irwan, M.Si, Senin (21/4) di Selatpanjang menyikapi belum tuntasnya akses pembangunan jalan Kampung Balak–Mengkikip. “ Untuk tahun 2014 ini, kita alokasikan anggaran sebesar 15 Milyar untuk percepatan penyelesaian pembangunan jalan Kampung Balak Desa Tanjung Peranap – Desa Mengkikip. Target kita, akhir tahun ini akses kedua desa tersebut sudah terhubung,” ujarnya.
Alokasi anggaran sebesar Rp15 Milyar ini bersumber dari APBD murni Meranti tahun anggaran 2014. Menurutnya, Desa Mengkikip yang terletak dibagian ujung Barat Pulau Tebing Tinggi memiliki peran yang sangat strategis bagi Meranti dimasa mendatang. Daerah ini, tidak hanya memiliki potensi kekayaan tambang migas yang menjadi sumber PAD Meranti. Potensi perkebunan sagu dan karet yang dikembangkan secara swadaya oleh masyarakat, turut menjadi penopang bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Disisi lainnya, Desa Mengkikip berbatasan langsung dengan Kabupaten Siak, daerah industri Tanjung Pal dan KITB (Kawasan Industri Tanjung Buton). Untuk itu, Pemkab Kepulauan Meranti berupaya menjadikan Mengkikip sebagai pintu gerbang di ujung Barat dengan daratan Sumatera, di wilayah Kabupaten Siak dan Pelalwan. “ Pembangunan akses jalan ini, akan kita singkronkan dengan pembangunan jalan Koridor 1 Alai-Mengkikip. Dengan terkoneksinya jalan koridor 1 ini, Mengkikip dan Tanjung Peranap akan menjadi pintu masuk yang menghubungkan Kota Selatpanjang dengan daratan Sumatera, melalui Kabupaten Siak. Baik melalui Tanjung Buton, Tanjung Pal, maupun Sungai Rawa. Upaya ini merupakan bagian visi dan misi merangkai kawasan Kabupaten Kepulauan Meranti dengan daratan Pulau Sumatera,” jelas orang nomor satu di Kepulauan Meranti itu.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kepulauan Meranti, Anuar Zaenal mengatakan, pembangunan jalan Koridor 1 Alai – Mengkikip menuju Roro Kampung Balak tetap dilanjutkan. Sebagai tindak lanjut dalam merealisasikan akses pengoperasian Roro Kampung Balak-Tanjung Buton, melalui APBD Provinsi Riau 2014 dialokasikan anggaran sebesar Rp45 miliar untuk pembangunan jalan Alai- Mengkikip. “ Diharapkan dengan upaya ini, akses jalan Koridor 1 Alai-Mengkikip menuju Roro Kampung Balak, bisa terselesaikan diahir tahun 2014 ini,” ungkapnya(and)