Ajang pameran Riau Expo yang digelar rutin setiap tahunnya diyakini mampu menggenjot angka investasi. Keyakinan ini jualah yang menjadi salah satu pendorong Pemerintah Propinsi Riau memasukkan Riau Expo dalam daftar agenda tahunan.
RIAU Expo 2013 yang digelar untuk kesekian kalinya dalam rangka menyemarakkan HUT Propinsi Riau ke 56 ternyata mendapat respon yang sangat luar biasa dari kalangan investor. Kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya diikuti peserta dari Riau saja, namun juga dari Jawa Barat, Gorontalo, Sumatera Utara, Semarang, Depok dan Ponorogo. Malah beberapa perwakilan Negara tetangga juga mengirimkan utusannya, seperti Johor Baru dan Malaka.
Ada juga Badan Koordinasi Penanaman Modal, kemudian Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Bank Rakyat Indonesia (BRI), BRI Syariah, Bank Riau Kepri dan pelaku usaha dari sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). ” Semakin banyak pengunjung yang datang ke Riau Expo, maka semakin ramai pula yang melakukan transaksi. Kegiatan tahun ini diikuti dua ratusan peserta pameran, dimana 150 peserta dari kalangan pemerintahan dan selebihnya dari sejumlah provinsi dan wilayah di Indonesia,” Kepala BPMPD Riau, Adizar di Pekanbaru beberapa waktu lalu.
Dikatakannya, kegiatan promosi melalui Riau Expo 2013 itu menjadi salah satu upaya untuk mewujudkan Riau sebagai pusat perekonomian dan budaya di Asia Tenggara. “ Riau Expo merupakan magnet investasi di daerah,” ujarnya.
Pembukaan Riau Expo 2013 lalu juga dihadiri Deputi Bidang Pengawasan dan Pengendalian, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Azar Lubis, Ketua DPRD Riau Johar Firdaus dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Riau. Acara tersebut dihadiri ratusan masyarakat Kota Pekanbaru.
Sementara Wagubri, HR Mambang Mit menyebutkan digelarnya Riau Expo 2013 diharapkan bisa menggairahkan dunia usaha untuk meningkatkan aktivitas bisnis dan investasi di Provinsi Riau. Selain itu para pelaku usaha juga bisa memanfaatkan event ini untuk melakukan interaksi bisnis langsung dengan para peserta. ” Riau Expo 2013 sebagai salah satu ajang promosi daerah untuk mengundang investasi ke Riau,” ungkap Wakil Gubernur Riau HR. Mambang Mit.
Hal yang sama juga disampaikan Diputi Pengawasan dan Pengendalian, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Azar Lubis, dalam sambutannya mengatakan bahwa Riau merupakan daerah yang sangat penting dan potensial bagi Indonesia dengan kekayaan sumber daya alamnya dan merupakan tujuan investasi di Indonesia. ” Dengan terselenggaranya Riau Expo ini, kegiatan investasi di Riau bisa lebih ditingkatkan lagi,” sebutnya.
Tambahnya, Provinsi Riau mempunyai pertumbuhan ekonomi yang begitu tinggi dengan inflansi yang sangat rendah, sehingga akan meningkatkan investasi di Riau ” Potensi ini sangat besar dan diperlukan kerja keras kita bersama,” ungkapnya.
Sejak beberapa tahun terakhir, Riau gencar berpromosi ke Eropa, seperti Belanda dan Norwegia menawarkan peluang investasi. Bahkan, beberapa waktu lalu Pemprov Riau pernah bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri mengadakan Riau Investment forum 2011 Exploring investment opportunities in Riau Province yang dihadiri 16 duta Besar dan 17 perwakilan Kedutaan Besar dari beberapa negara di Indonesia. Di antaranya Dubes Spanyol, Mexico, Ekuador, Singapura, Australia, Swiss, Philipina, dan Yordania.
Tidak hanya itu, Pemprov Riau juga pernah menggelar presentasi peluang investasi di Riau bertajuk Making Riau Your Home For Investment di Hotel Menara Peninsula, Jakarta yang dihadiri calon investor dari negara sahabat Malaysia, Singapura, Hongkong, Jepang, Jerman, dan lain-lain. Keseluruhan upaya yang dilakukan itu, bertujuan bagaimana menjadikan Riau sebagai pusat ekonomi Asia Tenggara. ” Dengan diselenggarakannya berbagai kegiatan promosi, termasuk Riau Expo ini tentunya kita berharap dapat memberikan efek bagi perkembangan dan pertumbuhan ekonomi di Riau, sehingga menjadikan Riau sebagai pusat ekonomi di kawasan barat Indonesia dan bahkan Asia Tenggara,” ungkap Wagubri, HR Mambang Mit.(advetorial)