Mencermati pentingnya peranan investasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Riau, maka Pemerintah Propinsi Riau terus menggencarkan berbagai kebijakan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif. Diantaranya melalui kegiatan Riau Expo yang digelar rutin setiap tahunnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan Riau sebagai pusat ekonomi tidak menjadi sebatas mimpi.
GUBERNUR Riau, HM Rusli Zainal mengatakan Riau Expo menjadi salah satu sarana bagi daerah mempromosikan potensi yang dimilikinya. Rusli berharap ajang promosi ini memiliki daya pikat bagi sektor swasta yang ingin mengembangkan infrastruktur kewilayahan Riau. Menurutnya, infrastruktur menjadi salah satu faktor yang menentukan dalam mengembangkan industri hulu menjadi hilir.
Riau Expo sendiri telah menjadi agenda promosi tahunan bagi Propinsi Riau. Kegiatan yang didukung pihak ketiga tanpa penggunaan uang rakyat itu diyakini memiliki manfaat besar. Diantaranya dalam rangka peningkatan iklim investasi yang berkaitkelindan dengan pertumbuhan ekonomi. Juga tidak dapat dipungkiri, tingginya tingkat pertumbuhan ekonomi Riau dalam beberapa tahun belakangan ini juga tidak terlepas dari suburnya investasi. “ Riau Expo mampu meningkatkan iklim investasi di Riau. Melalui kegiatan ini, orang jadi lebih banyak mengetahui produk yang dihasilkan pengusaha di Riau,” ungkap Wakil Gubernur, HR Mambang Mit usai menutup secara resmi Riau Ekpo 2013 di Bandar Seni Raja Ali Haji beberapa waktu lalu.
Melihat dampak positif dari pelaksanaan Riau Ekpo, Wagubri HR Mambang Mit mengaku memberi dukungan penuh dan berharap kegiatan serupa bisa dilakukan secara berkesinambungan.
Jauh hari sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri memiliki keyakinan bahwa Pemerintah Provinsi Riau akan mampu mewujudkan Negeri Lancang Kuning sebagai pusat perekonomian dan kebudayaan Melayu di Asia Tenggara pada tahun 2020 nanti. Namun dengan syarat, mesti didukung kerja keras dan komitmen tinggi dari seluruh pemangku kepentingan. Selain itu, Pemprov Riau juga harus mampu mengurangi tingkat pengangguran, menggalakkan program pengentasan kemiskinan, menggali potensi ekonomi, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. “ Tidak hanya itu, Pemprov Riau harus bisa menjaga iklim investasi yang kondusif sehingga banyak investor yang tertarik untuk menanamkan modal ke Riau,” ungkap Mendagri, Gamawan Fauzi melalui Kapusdatin Komtel Kemendagri saat video comference dengan Gubernur Riau, HM Rusli Zainal.
Gubernur Riau, HM Rusli Zainal sendiri pada kesempatan itu mengaku tidak akan puas dengan hasil yang sudah dicapai saat ini. Menurutnya beberapa sektor di Riau sudah cukup maju, terutama terkait potensi SDA dan industri di Riau. Ke depan hal yang sudah dilaksanakan akan dievaluasi untuk mendapatkan langkah selanjutnya dan perbaikan dalam beberapa hal yang dinilai penting. Terutama terkait koordinasi bersama dengan pemerintah pusat terkait budget dan informasi kebijakan. ‘’Semuanya memang bisa tercapai, tapi tidak mungkin hanya saya sendiri. Jadi untuk itu semua elemen masyarakat harus mampu bekerja sama dengan pemerintah untuk kemajuan Riau dan mewujudkan visi Riau 2020 akan datang,’’ terangnya.
Pada kesempatan berbeda, Visi Riau 2020 ternyata juga didukung oleh Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nasional, Yus’an. Hal ini diungkapkannya saat membuka Riau Expo awal Agustus tiga tahun yang lalu di Pekanbaru. “ Dengan berbagai potensi sumber daya alam serta posisi strategisnya yang terletak di jalur terpadat dunia, Selat Malaka, Riau bisa mewujudkan mimpi menjadi pusat perekonomian dan budaya di kawasan Asia Tenggara,” jelasnya.(advetorial)