PEKANBARU- Mosi tidak percaya seluruh guru dan pegawai di SDN 42 jalan Adi Sucipto Pekanbaru atas kepemimpinan Kepala Sekolah Nurhasanah, SPd terus bergulir. Mereka meminta dan mendesak Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru dan DPRD Kota Pekanbaru untuk segera mencopot Nurhasanah sebagai kepala sekolah SDN 42 Pekanbaru.
Sekretaris Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Ade Hartati, M Pd yang turun langsung ke lokasi sekolah, mengaku prihatin atas kejadian tersebut. Ade Hartati meminta kepada Dinas Pendidikan untuk segera melakukan tindakan agar kejadian jangan sampai berlarut-larut. “ Saya minta kepada pihak Dinas Pendidikan, selaku Satuan kerja yang bertanggung jawab terhadap dunia pendidikan untuk segera evaluasi kinerja Kepsek sesuai dengan komitmen mereka saat mutasi belum lama ini,” tegasnya.
Dikatakan Ade, kejadian sekarang ini sudah merupakan puncak kemarahan para guru, artinya persoalan sudah lama terpendam. “ Kok pihak Disdik baru sekarang turun tangan,” ujarnya.
Dia meminta kepada seluruh guru agar menahan diri, jangan sampai melakukan mogok mengajar, karena yang menjadi korban adalah anak-anak. Kepsek dan guru seharusnya menjadi contoh yang baik kepada anak-anak, bukan sebaliknya meberikan contoh buruk bagi anak-anak, khususnya yang bersekolah di SDN 42 Pekanbaru ini. “ Jadi kita minta kepada Dinas Pendidikan untuk segera menyelesaikan masalah ini. Dari pada banyak korban, lebih baik satu orang dikorbankan,”pungkasnya.(jsn)