BENGKALIS – Wagubri HR Mambang Mit dalam pengarahannya dihadapan jamaah Masjid Takwa di Pinggir maupun jamaah Masjid Nur Hikmah Mandau mengatakan dirinya mengapresiasi positip dan sangat setuju proyek multiyears pembangunan jalan-jalan di Bengkalis. Termasuk program ADD Pemkab dalam rangka upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. ” Saya apresiasi karena dalam pelaksanaannya ada kebersamaan, dan sudah ada kordinasi yang baik antara Pemkab Bengkalis sampai ke Kecamatan dan Desa-desa, sehingga titik kritis yang menjadi perhatian sudah sampai kesana. Dengan komunikasi dan koordinasi baik, maka hasilnya akan baik dan maksimal pula,” ujar Wagubri, HR Mambang Mit, Jum’at (26/7/13).
Dikatakannya, dengan membangun jalan, listrik dan air, berarti pemerintah dan masyarakat telah membangun desa dan daerah pinggiran yang selama ini masyarakatnya serba kekurangan di bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktu. “ Kalau kita sudah membangun desa berarti sudah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menekan angka kemiskinan,” tutur HR Mambang Mit.
Dan yang lebih penting lagi, lanjut Wagubri pembangunan infrastruktur jalan poyek multiyears itu akan mendorong percepatan Provinsi Riau menjadi lokomotif pembangunan ekonomi nasional untuk koridor Sumatera yang ada dalam Master Plan Pengembangan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) Pemerintah Pusat. ” Dalam MP3EI pemerintah Pusat, Riau masuk program nasional itu untuk Wilayah Pulau Sumatera, yang tentunya untuk mewujudkannya perlu dukungan infrastruktur yang memadai agar program berjalan lancar sehingga juga akan menumbuhkembangkan perekonomian di Riau,” sebut HR Mambang Mit.
Sementara Bupati Bengkalis, H Herlian Saleh pada kesempatan itu mengungkapkan untuk membuka akses desa- desa yang masih terisolir, Pemkab Bengkalis sudah menjalankan proyek multiyears pembangunan enam ruas jalan seperti jalan simpang timur desa Pinggir, dan jalan lingkar barat sehingga dapat menembus Duri sampai Pakning. ” Pembangunan jalan tersebut akan merangkai sistem koneksi jalan-jalan di Bengkalis yang akan meningkatkan perekonomian masyarakat Bengkalis dan Riau umumnya,” terang mantan Kadisperindag Riau itu.
Herlian Saleh menambahkan orientasi pembangunan Pemerintah Kabupaten Bengkalis kepada desa-desa, karena pembangunan untuk kepentingan masyarakat banyak yang mayoritas berada di desa, seperti melalui alokasi dana ADD sebesar 400 miliar rupiah untuk 100 desa masing-masing desa menerima bantuan berbeda -beda mulai 2 sampai 4 miliar perdesanya.(rls)