DUMAI (riaupeople) - Komisi I DPRD Dumai menggelar Rapat koordinasi dengan instansi vertikal yang ada di Kota Dumai terkait penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok massa dari Desa Sinaboi terhadap masyarakat Batu Teritip Kampung Mekar Sari RT.09 di Kecamatan Sungai Sembilan beberapa waktu lalu.
Rapat koordinasi dipimpin Wakil Ketua DPRD Dumai Zainal Abidin, SH dan dihadiri Wakil Walikota Dumai H Agus Widayat, Kabag Pemerintahan, Wakapolres serta Dandim, Rabu (20/6) di ruang Cempaka Lantai I kantor DPRD Dumai Jalan Tuanku Tambusai Bagan Besar.
Wakil Ketua DPRD Dumai, H Zainal Abidin meminta pihak kepolisian agar segera menyelesaikan permasalahan tersebut hingga tuntas. Terutama dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat yang ada diperbatasan. Apalagi masyarakat Kecamatan Sungai Sembilan yang menjadi korban penyerangan hingga saat ini merasa tidak nyaman bahkan ketakutan terhadap ancaman. “ Masalah tapal batas kita kesampingkan dulu, sebab hingga saat ini Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Dumai masih dalam proses. Untuk itu, saat ini yang perlu difokuskan adalah bagaimana Pemko Dumai mapun pihak kepolisan dapat memberikan rasa aman dulu kepada masyarakat Kota Dumai yang ada diperbatasan,” ungkapnya.
Ditambahkannya, pihak kepolisian juga harus memproses secara hukum dalang dibalik penyerangan itu. Apalagi berdasarkan informasi yang diperoleh, ada sejumlah oknum pengusaha maupun oknum kepolisian yang sengaja mengakomodir dan terlibat dalam penyerangan dan mengakibatkan rusaknya sejumlah fasilitas pemerintah.
Terkait adanya dugaan keterlibatan oknum Polres Rohil berinisial Gnw dalam penyerangan itu, Wakapolres Dumai, Kompol Hardian mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak propam Polres Rohil. Disamping itu, selain melakukan pengamanan di wilayah perbatasan, Kompol Hardian menegaskan pihaknya juga akan memproses siapa saja yang terlibat dalam penyerangan secara hukum. “ Karena dalam kasus penyerangan itu terdapat tindak kriminalitas, kita akan memproses pelakunya secara hukum. Saat ini kita sudah minta keterangan kepada sejumlah saksi, diantaranya Lasparianto salah seorang oknum OKP,” ujarnya. (isa)