Menakertrans Muhaimin Iskandar menyalami Gubernur Riau HM Rusli Zainal usai memberikan penghargaan Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).(foto Humas Pemprov Riau)
JAKARTA (riaupeople) – Gubernur Riau, HM Rusli Zainal meraih penghargaan Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menakertrans RI, Muhaimin Iskandar pada acara Anugerah K3 tahun 2012 di Gedung SMESKo UKM Jakarta, Rabu (25/4) malam.
Gubri Rusli Zainal usai menerima penghargaan mengatakan bahwa sejauh ini Pemerintah Provinsi Riau terus berupaya meningkatkan K3 di seluruh lingkungan perusahaan yang ada di Riau. “Ini bagian dari tugas kita,” ujar Gubri yang pada tahun lalu juga menerima penghargaan yang sama.
Sementara Menakertrans RI, Muhaimin Iskandar pada kesempatan itu menyampaikan kondisi ketenagakerjaan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan ke arah yang lebih baik. Namun pelaksanaan K3 harus tetap diprioritaskan, terutama mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Tidak kalah pentingnya tercipta tempat kerja yang aman dan efisien. ” Pemerintah memberikan apresiasi kepada gubernur, bupati/walikot, para pengusaha, pekerja, dan masyarakat yg telah melaksnakan K3 dalam setiap kegiatan sehingga mampu meningkatkan aspek perlindungan, mutu kerja dan produktifitas,” kata Menakertrans dalam sambutannya.
Selain Gubri, sebanyak 14 Gubernur lainnya juga mendapat penghargaan serupa, yakni Gubernur Jatim, Sumut, Kaltim, DKI Jakarta, Jabar, Banten, Kalteng, Jateng, Sumsel, Lampung, Kalsel, NAD, DIY dan Gubernur Jambi. Menakertrans, Muhaimin juga menyerahkan penghargaan K3 kepada 21 bupati dan walikota. Empat diantarnya bupati/walikota di Riau, yakni Pekanbaru, Dumai, Siak dan Rohul.
Selain menerima penghargaan, selama berada di Jakarta Gubri HM Rusli Zainal juga mengikuti kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2012 di gedung Bidakara Jakarta, Kamis (26/4).
Musrenbang Nas yang dibuka langsung oleh Presiden RI, Soesilo Bambang Yudhoyono didampingi Wapres Boediono itu mengangkat tema memperkuat perekonomian domestik bagi peningkatan dan perluasan kesejahteraan rakyat dan bertujuan untuk menyinergikan segala bentuk ide pembangunan yang terlebih dahulu disusun dalam kegiatan musrenbangprov.
Musrenbangnas Tahun 2012 merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN), sebagai puncak dari seluruh rangkaian pembahasan teknis di tingkat pusat dan daerah. Musrenbangnas Tahun 2012 dihadiri oleh unsur pimpinan lembaga negara, unsur legislatif (DPR dan DPD), para menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, sekjen dan sestama Kementerian/Lembaga, para gubernur, wali kota, bupati, dan kepala Bappeda provinsi dan kabupaten seluruh Indonesia. “ Pada Pembukaan Musrenbangnas Tahun 2012 ini, presiden memberikan arahan kepada seluruh menteri, pimpinan lembaga, provinsi, dan kabupaten/kota untuk melaksanakan program dan kegiatan tahun 2013 dengan sebaik-baiknya dalam mewujudkan prioritas nasional dan mempercepat kemajuan daerah,” jelas Gubri, HM Rusli Zainal. (Humas)