PELALAWAN (riaupeople) – Gubernur Riau, HM Rusli Zainal menghadiri workshop bertema “ Penguatan Sistem Investasi untuk Mendukung Industri Hilir Kelapa Sawit Dalam Rangka Implementasi Program MP3EI Koridor Sumatera “, Selasa (10/4/12).
Kegiatan yang dipusatkan di Kabupaten Pelalawan itu tidak hanya menghadirkan Gubri, namun juga sejumlah menteri. Masing-masingnya adalah Menko Ekuin Hatta Rajasa, Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta dan Kepala BPPT Marjan Aziz Iskandar.
Workshop ini sendiri akan berlangsung selama dua hari yang diikuti perwakilan dari semua Provinsi di Sumatra. Dengan tujuan membangun komunikasi, koordinasi, dan sinergi antara daerah, daerah dengan pusat, pusat dengan pusat dalam rangka mengakselerasi terbangunnya kisah sukses di daerah-daerah dengan menggunakan platform sistem inovasi untuk mendukung teknopolitan industri hilir sawit serta menumbuhkembangkan semangat kewirausahaan di kalangan pemuda dan mahasiswa khususnya di koridor Sumatra.
Menko Ekuin, Hatta Rajasa pada kesempatan itu menyampaikan perlu pembangunan ekonomi inklusif dan berkelanjutan guna mewujudkan visi Indonesia sebagai Negara maju dan sejahtera pada tahun 2025. ” Untuk mendukung itu, pemerintah telah menerbitkan Perpers Nomor 32 tahun 2011 tentang Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2010-2025 yang mengedepankan kolaboratif dari seluruh pemangku kepentingan,” kata Hatta Rajasa.
Lebih lanjut Hatta Rajasa mengatakan, dalam upaya mempercepat pembangunan dan daya saing daerah di koridor ekonomi Sumatra, Menko Ekuin telah bekerjasama dengan berbagai kementerian dan lembaga. Di antaranya, BPPT, Kemenristek, Kemendikbud, Kemenparkeraf, LPNK Ristek, pemerintah Provinsi Riau dan Kabupaten Pelelawan serta Riset dan lembaga perguruan tinggi di Riau.” Dilaksanakannya workshop ini untuk menjaring saran dan masukan dari stokeholders dalam penguatan sistem inovasi untuk mendukung teknopolitan industri hilir kelapa sawit dalam rangka implementasi program MP3EI koridor Sumatra,” ungkapnya.
Sementara Gubernur Riau, HM Rusli Zainal menyambut baik pelaksanaan workshop itu dan berharap bisa memberikan dampak positif, khususnya bagi pembangunan Riau. Selain itu, Gubri juga bertekat akan menjadikan Riau sebagai Central of Exelent Industri sawit se-Indonesia. Program Nasional Industri Hilir kelapa sawit 2010 menjadikan Riau kutup pertumbuhan ekonomi kawasan barat Industri dengan pemaksimalan pemanfaatan potensi industri hulu seluas 2 juta H a yang dipastikan dapat memberikan nilai tambah peningkatan kesejahteraan dan mengurangi angka kemiskinan di Riau. (hms)