05.12.2011 | Reporter : Yuswanto | Posted in
Hot News,
Inhu
INHU (riaupeople) – Bupati Indragiri Hulu Propinsi Riau, Yopi Arianto didampingi Sekda Inhu Raja Erisman meninjau lokasi kebakaran yang melulahlantakkan 50-an bangunan ruko di pasar Air Molek, Senin (5/12/11).
Pemkab Inhu membangun tenda darurat dan tempat penampungan sementara korban kebakaran. Bupati Yopi Arianto menyatakan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga Air Molek. “ Seluruh bangunan yang ludes terbakar itu hanya bagian depannya saja yang terbuat dari batu. Sedangkan bangunan dibagian belakang masih terbuat dari kayu. Awal berdirinya bangunan ruko ini diperkirakan sekitar tahun 1960 an. Dan direnovasi sekitar 20 tahun terkahir,” terang Anhar usai mendampingi kunjungan bupati.
Sedangkan penyebab kebakaran diduga berasal dari arus pendek listrik milik salah satu korban yang membuka usaha Mini Market. Untuk memadamkan kobaran api, puluhan unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemkab Inhu dibantu sejumlah Damkar milik PT Medco Lirik, Pertamina Lirik dan PT Tunggal Perkasa Plantation. “ Dugaan sementara api berasal dari arus pendek listrik dari salah satu ruko. Awal kejadian diperkirakan sekitar pukul 05.30 WIB. Sejak terbakar hingga sore ini titik api masih terlihat dilokasi kebakaran. Namun, api yang membumbung tinggi berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.00 WIB,” kata Anhar.
Sementara Camat Pasir Penyu, Syahruddin saat dihubungi melalui telpon selulernya mengaku sudah melakukan pendataan. Jumlah ruko yang terbakar sekitar 50 an. Seluruh bangunan yang terbakar merupakan bangunan lama dan sudah direnovasi beberapa kali. “ Persisnya tahun berapa direnovasi saya tidak tahu pasti karena sudah lama. Untuk menaksir kerugian kita juga tidak bisa, sebab bangunan ruko ini cukup besar. Rata-rata yang buka usaha di ruko ini besar-besar. Ada juga yang jual mesin genset, spare parts, kelontong dan sembako,” terang Syahruddin.
Begitu juga dengan penyebab api, Syahruddin belum bisa menjelaskan. Karena masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Diperkirakan awal terbakar sekitar pukul 06.30 WIB. Kalau dinyatakan padam memang apinya sudah padam dan tinggal menyemprot baranya saja. “ Awal api membakar tiga ruko, saya sudah di lokasi,” jelasnya.
Kapolres Inhu, AKBP Hermansyah ketika dikonfirmasi mengatakan, asal api masih dalam penyelidikan. Tim Forensik Polda Sumut akan segera turun ke Inhu untuk melakukan indentifikasi ke lokasi kebakaran. “ Kita akan turunkan Tim Forensik ke lokasi kebakaran untuk mengetahui penyebab terbakarnya bangunan ruko. Untuk saat ini TKP sudah kita amankan dan anggota sudah kita tempatkan di sekitar lokasi kebakaran,” katanya.(*)